72 Desa Ikuti Pilkades Serentak, Pencoblosan 18 Oktober 2022

oleh
Herkulanus Roni, Kadis DPMPD Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2022 akan diikuti 72 desa dari 14 kecamatan. Pencoblosan akan dilaksanakan tanggal 18 Oktober 2022.

“Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa menjelaskan bahwa Pilkades serentak dilaksanakan 6 tahun sekali dan Kabupaten Sintang sudah melaksanakan pilkades sejak 2016, 2018, dan 2021,” kata Roni saat menyampaikan laporannya pada Rapat Koordinasi Finalisasi Pilkades Serentak Tahun 2022 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Senin 10 Oktober 2022.

Dikatakan Roni, pada Pilkades 2021 yang lalu, Sintang sukses melaksanakan di 291 desa. Hasilnya sudah dilakukan pelantikan pada 7 Oktober 2021 yang lalu sebanyak 290 kepala desa terpilih.  Dan satu desa tidak dilantik karena  tidak sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk pilkades 2022 ini, Kabupaten Sintang sudah mendapatkan izin dari Kemendagri. Sehingga pada 18 Oktober 2022 nanti, saat Pilkades ada Tim Kemendagri akan melakukan pemantauan langsung secara virtual,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Pilkades di 72 desa terdiri dari DPT 53. 859 pemilih,  242 TPS dan 246 calon kades. Pesta demokrasi ini melibatkan Panitia Pemilihan Kabupaten sebanyak 153 orang. Tim akan bekerja selama 6 bulan.

“Pemkab Sintang membiayai sepenuhnya operasional pilkades, cetak surat suara, bilik suara dan perlengkapan lainnya,” katanya.

Dikatakan Roni, Pilkades tahun ini baru saja menyelesaikan tahapan penetapan DPT. Saat ini sedang memasuki tahapan kampanye yang akan dimulai 12-14 Oktober 2022, masa tenang 3 hari dan pencoblosan pada 18 Oktober 2022. Dalam satu TPS tidak boleh lebih dari 500 pemilih. Kalau lebih, maka Pilkades bisa ditunda.

“Jika ada sengketa, paling lama dilakukan 1 x 24 jam usai pencoblosan. Penyelesaian pada tingkat desa dan kecamatan kurang lebih 10 hari. Bila tidak selesai di tingkat desa dan kecamatan, akan diselesaikan pada tingkat kabupaten selama 20 hari,” terangnya.

Roni meminta potensi banjir juga diperhatikan. Camat diharapkan mengingatkan panitia Pilkades untuk memilih lokasi TPS yang mudah dijangkau masyarakat dan bebas banjir. “Bantu mobilisasi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya,” imbaunya.

No More Posts Available.

No more pages to load.