BERITA-AKTUAL.COM – Musibah banjir besar yang melanda 12 kecamatan di Kabupaten Sintang memunculkan banyak aksi solidaritas untuk membantu sesama.
Berbagai elemen masyarakat seperti pengurus masjid, organisasi gereja, ormas bahkan individu banyak yang menyisihkan rejekinya untuk membantu korban banjir.
Aksi serupa juga dilakukan anggota DPRD Kabupaten Sintang yakni Jhon Xifli dan Anton Isdianto. Keduanya bahkan rela naik truk sampah untuk membantu distribusi bantuan sembako ke Sepauk.
“Walaupun anggota dewan, ndak gengsi naik mobil pengangkut sampah untuk menyalurkan bantuan banjir,” kata Sarwanto Iwan, warga Sepauk.
Bantuan sembako tersebut merupakan sumbangan dari Jhon Xifli. Awalnya, sembako yang dibawa dari Sintang diangkut menggunakan mobil Strada.
Karena akses jalan terendam banjir, sembako dilangsir ke perahu. Kemudian, dari perahu dilangsir lagi ke truk pengangkut sampah untuk dibawa ke Sepauk.
“Mobil dari Sintang hanya sampai jembatan Semerah, Desa Tanjung Hulu karena banjir. Kemudian pakai perahu dari Semerah ke Jembatan Tempurau, Desa Tanjung Ria. Lalu sambung lagi pakai dump truck pengangkut sampah Sepauk menuju posko banjir Desa Tanjung Ria. Namun sebelumnya singgah sebentar di kantor Desa Tanjung Ria,” bebernya.
Bantuan sembako rencananya akan disalurkan pada warga Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk yang terdampak banjir. Bantuan dijemput pemuda Tanjung Ria, aparat desa, serta anggota Koramil Sepauk.
Kepala Desa Tanjung Ria, Johansyah mengungkapkan bantuan 120 paket sembako dari Anggota DPRD Sintang Jhon Xifli sudah disalurkan ke warga Dusun Batu Belian dan Longkong Manah RT 06 dan 03, Rabu 27 Oktober 2021.
Ia mengungkapkan, warga Desa Tanjung Ria yang terdampak banjir sekitar 350 KK. “Alhamdulillah sebagian sudah kita salurkan dan yang belum mungkin besok. Karna masih menunggu logistiknya,” ucapnya.
Johansyah kemudian mengucapkan terima kasih atas bantuan dan sumbangan yang diberikan. Meskipun belum semuanya tersentuh, tapi selaku aparatur pemeritahan desa sudah merasa sangat terbantu. “Untuk kekurangannya desa yang akan menanganinya, supaya semua korban banjir bisa dapat bantuan,” pungkasnya.




