Banjir Berangsung Surut, Jumlah Jiwa Terdampak Berkurang

oleh
Camat Sintang, Tatang Supriyatna menyerahkan bantuan secara simbolis pada korban banjir.

BERITA-AKTUAL.COM – Camat Sintang, Tatang Supriyatna terus memperbaharui data banjir yang terjadi di desa dan kelurahan se-Kecamatan Sintang. Ia mengatakan, pada Senin 17 Oktober 2022, jumlah jiwa yang terdampak mengalami penurunan dibandingkan data Minggu 16 Oktober 2022. Yakni dari 20.054 jiwa berkurang menjadi 19. 751 jiwa.

“Jumlah kepala keluarga atau KK yang terdampak juga menurun dari 5. 951 KK menjadi 5.827 KK. Jumlah rumah yang terdampak kami rekap masih sama yakni 154 unit. Jumlah gedung sekolah yang terdampak juga menurun dari 30 unit menjadi 27 unit lagi. Rumah ibadah, kemarin masih ada 40 unit, hari ini sisa 39 unit yang masih terdampak banjir,” beber Tatang Supriyatna

Untuk jumlah pengungsi, sambung Tatang, per hari ini ada 288 KK atau 1. 077 jiwa. Di Kelurahan Rawa Mambok masih ada 12 KK atau 48 jiwa yang mengungsi secara mandiri. Di Kelurahan Kapuas Kanan Hulu yang mengungsi mandiri ada 109 KK atau 364 jiwa, Kelurahan Mengkurai ada 11 KK atau 44 orang, Kelurahan Kedabang 11 KK atau 44 orang, Kelurahan Ladang mengungsi di Surau Al Ikhlas ada 3 KK atau 10 jiwa, Kelurahan Tanjungpuri ada 4 KK atau 16 orang, Kelurahan Alai di SDN 1 Sintang ada 20 KK atau 71 orang dan mengungsi mandiri ada 35 KK atau 157 jiwa dan di Kelurahan Akcaya ada 3 KK atau 9 orang.

“Kemudian, di Kelurahan Kapuas Kiri Hulu ada 61 KK atau 238 jiwa, Kelurahan Ulak Jaya ada 1 KK atau orang, Kelurahan Mekar Jaya ada 9 KK atau 36 jiwa, Kelurahan Kapuas Kiri Hilir ada 7 KK atau 28 orang dan Desa Sungai Ana ada 9 KK atau 36 jiwa,” beber Tatang Supriyatna.

Di Kecamatan Sintang, total ada 9 desa dan 13 kelurahan yang  terendam banjir dengan ketinggian bervariasi. Yang paling terdampak banjir adalah daerah pesisir. Dari total 29 desa dan kelurahan se-Kecamatan Sintang, ada 7 desa yang masih aman atau belum terendam banjir.

No More Posts Available.

No more pages to load.