SINTANG – Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Sintang, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sintang turun langsung ke jalan membagikan ribuan masker dan vitamin kepada masyarakat, Kamis (3/9/2026).
Aksi sosial bertajuk Banteng Peduli tersebut digelar di kawasan Simpang Lima Sintang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta musim kemarau berkepanjangan.
Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, didampingi Sekretaris DPC Wardianus.
Turut hadir anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba dan Honoratus Guntur, jajaran pengurus serta kader PDI Perjuangan Kabupaten Sintang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang saat ini harus menghadapi dampak kabut asap.
Menurutnya, kondisi asap dan kemarau berkepanjangan tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi.
“Ini adalah aksi sosial dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sintang untuk mengantisipasi dampak dari asap dan kemarau yang berkepanjangan. Kita berharap apa yang dilakukan ini dapat sedikit mengurangi permasalahan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat kita,” kata Yohanes Rumpak.
Ia berharap masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh dan tidak mengabaikan dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan.
“Di tengah kondisi ini, kita sangat berharap daya tahan masyarakat jangan sampai drop. Kita harapkan masyarakat mampu menghadapi satu musim yang mengganggu kesehatan maupun kehidupan sosial ekonomi masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.
Dalam aksi Banteng Peduli tersebut, ribuan masker dan berbagai jenis vitamin dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Simpang Lima Sintang.
Yohanes Rumpak mengatakan pembagian masker dan vitamin diharapkan dapat membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap sekaligus menjaga daya tahan tubuh.
“Di kesempatan ini kita membagikan masker dan juga berbagai jenis vitamin. Kita harapkan itu bisa meningkatkan daya tahan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi kabut asap yang terjadi. Menurutnya, paparan asap dapat membahayakan kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
“Yang paling penting adalah ini menjadi peringatan kepada masyarakat bahwa asap ini cukup berbahaya bagi kita dan sudah tidak sehat untuk pernapasan. Oleh karena itu, kita harus mengantisipasinya sejak dini,” pungkasnya.







