SINTANG – Ketua DPRD Kabupaten Sintang, H. Indra Subekti, berharap adanya tambahan pembangunan dari pemerintah pusat di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak signifikan terhadap daerah. Harapan tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon, di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.
Indra Subekti menjelaskan bahwa kebijakan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat membuat pemerintah daerah, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD), menghadapi kesulitan dalam mengelola program pembangunan.
“Dengan pemotongan anggaran yang sangat besar, para kepala OPD sangat merasakan sulitnya mengelola anggaran yang sangat minim di Kabupaten Sintang,” ujarnya.
Politisi Partai NasDem tersebut berharap kunjungan anggota DPR RI dapat membawa dampak positif bagi pembangunan di Bumi Senentang. Ia meminta agar aspirasi masyarakat Sintang dapat diperjuangkan di tingkat pusat.
“Ini harapan kita semua, termasuk masyarakat Kabupaten Sintang, agar semakin banyak pembangunan dari pusat di tengah efisiensi anggaran,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon, menyatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak terkait di DPR RI, khususnya Badan Anggaran (Banggar).
Ia mengungkapkan akan menyampaikan kondisi tersebut kepada Syarief Abdullah Alkadrie yang merupakan Wakil Ketua Banggar DPR RI, serta kepada Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustofa, agar menjadi perhatian bersama.
“Terkait anggaran daerah yang terdampak efisiensi, nanti akan saya sampaikan ke Pak Syarief yang ada di Banggar. Efisiensi ini bukan hanya terjadi di Kalimantan Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, Gulam juga menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya telah mendorong realisasi program elektrifikasi desa di Kalimantan Barat, termasuk di Kabupaten Sintang. Ia menyebutkan sekitar 20 desa, khususnya di wilayah Kecamatan Ketungau Tengah, akan mendapatkan akses listrik.





