BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Bulog Cabang Sintang, Muhammad Radhi Anshari memastikan stok beras aman untuk menyongsong perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2024.
Ia mengatakan bahwa saat ini stok beras di gudang Bulog Sintang sekitar 600 ton. Jumlah itu akan bertambah sekitar 400 ton lagi pada akhir tahun.
“Jadi estimasi stok beras sampai akhir tahun lebih dari 1.000 ton. Stok ini Insha Allah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama 3-4 bulan kedepan,” kata Radhi pada wartawan Rabu 11 November 2023, kemarin.
Dikatakannya, stok beras tersebut selain digunakan untuk kegiatan stabilisasi pangan, juga dijadikan pemerintah daerah sebagai antisipasi jika terjadi bencana alam atau kegiatan-kegiatan lainnya.
“Khusus untuk stok Natal, pemerintah sudah menugaskan Bulog untuk menambah bantuan pangan. Sebelumnya sudah ada bantuan pangan tahap kedua kedua untuk September dan November. Kemudian ditambah lagi oleh pemerintah pada bulan Desember. Tujuannya untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

“Untuk bantuan pangan, alokasi satu bulan tetap sama seperti sebelumnya. Masyarakat tetap mendapatkan bantuan 10 kilogram beras secara gratis sesuai data dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Radhi memastikan, bantuan pangan untuk masyarakat pada bulan September dan November sudah disalurkan 100 persen ke masyarakat. “Untuk bantuan pada bulan Desember ini, dipekirakan tuntas tanggal 24 atau 25 Desember 2023,” jelasnya.
“Saat ini progres distribusi lebih dari 50 persen. Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam pendistribusian di lapangan, mengingat sekarang musim hujan,” harapnya.






