Bupati Luncurkan Kick Off Sintang Innovation Challenge, Ajak Generasi Muda Ciptakan Inovasi Berbasis Ekonomi Hijau

oleh
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala secara resmi meluncurkan Kick Off Sintang Innovation Challenge 2026.

SINTANG – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala secara resmi meluncurkan Kick Off Sintang Innovation Challenge 2026, sebuah ajang kompetisi dan kolaborasi yang bertujuan melahirkan inovasi terbaik bagi pembangunan daerah.

Kegiatan yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sintang itu berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Rabu (15/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa Kabupaten Sintang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Sekitar 59 persen wilayah Kabupaten Sintang merupakan kawasan hutan yang harus dijaga sekaligus dimanfaatkan secara bijaksana melalui berbagai inovasi.

“Sebanyak 59 persen wilayah Kabupaten Sintang merupakan kekayaan alam yang harus dimanfaatkan saat ini maupun ke depan. Untuk itu diperlukan inovasi dari kita semua. Kami mendorong anak-anak muda untuk berpartisipasi melakukan inovasi dalam memanfaatkan potensi alam ini,” ujar Bala.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sintang ingin pembangunan berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan. Potensi alam yang ada harus mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak kelestariannya.

“Kita ingin menjaga alam, tetapi potensi yang bisa dimanfaatkan harus dimanfaatkan tanpa merusak alam. Di situ ada ekonomi hijau dan karbon yang saat ini oleh banyak negara sudah dihargai dalam bentuk reward,” katanya.

Bupati juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan menghadirkan berbagai gagasan inovatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lakukan inovasi yang akan menjamin kesejahteraan kita. Jangan buang kesempatan itu. Saya ingin anak muda menjaga alam, memanfaatkan potensinya, serta membangun kolaborasi antara alam, inovasi, dan anggaran,” pesannya.

Sebagai tanda dimulainya program tersebut, Bupati Sintang meletakkan telapak tangan pada layar digital yang menandai Sintang Innovation Challenge 2026 resmi dibuka. Pada kesempatan itu, ia juga menerima Book Sintang Innovation Challenge 2026 dari Kepala Brida Kabupaten Sintang, Dedy Irawan.

Buku tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan tema “Green Innovation for Sustainable Sintang”, dengan fokus pada pengembangan ekonomi hijau berbasis kawasan bernilai konservasi tinggi.

Sementara itu, Kepala Brida Kabupaten Sintang Deddy Irawan menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sintang Innovation Challenge merupakan bagian dari upaya meningkatkan Indeks Inovasi Daerah yang menjadi salah satu indikator kinerja utama Bupati Sintang dalam RPJMD.

Ia mengatakan, selama dua tahun terakhir pengembangan inovasi masih berfokus pada evaluasi dan pendataan inovasi di lingkungan perangkat daerah. Melalui program ini, Brida mulai membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat.

“Selama ini inovasi lebih banyak berasal dari tata kelola pemerintahan atau OPD. Sekarang kami ingin membuka kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kami ingin melihat ide-ide cemerlang mereka dalam menjawab berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Sintang,” jelas Deddy.

Menurutnya, tema Green Innovation for Sustainable Sintang dipilih karena sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya misi keempat Bupati Sintang yang menekankan pembangunan berkelanjutan melalui ekonomi hijau.

Ia menambahkan, berdasarkan pendataan yang telah dilakukan, Kabupaten Sintang memiliki sekitar 1,1 juta hektare kawasan dengan nilai konservasi tinggi. Selain itu, sekitar 59 persen luas wilayah Kabupaten Sintang masih berupa kawasan hutan yang menjadi modal penting dalam pengembangan ekonomi hijau di masa mendatang.

“Periode pertama RPJMD ini merupakan tahap persiapan menuju ekonomi hijau. Kami berharap melalui Sintang Innovation Challenge akan lahir berbagai inovasi yang mampu mengoptimalkan potensi tersebut tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.