MELAWI – Guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kecamatan Tanah Pinoh bersama sejumlah instansi menggelar rapat koordinasi dan apel siaga karhutla pada Senin, 4 Agustus 2025. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dari wilayah Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tanah Pinoh, Budiman, S.Sos., M.Ap, Kapolsek Kota Baru Iptu Edi Herianto beserta jajaran, perwakilan Danramil 1205/04 Tanah Pinoh Serka Agus Purwanto, Kasie Humas PT. Mukti Plantation Abdullah Muhammadiyah, para kepala desa se-Kecamatan Tanah Pinoh, serta personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan setempat.
Dalam arahannya, Camat Budiman menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha dalam pencegahan karhutla. Ia meminta agar setiap desa segera membentuk Tim Siaga Api dan mulai memetakan wilayah rawan kebakaran, khususnya di sekitar areal pertanian dan perusahaan.
“Kita harus bergerak cepat dan terorganisir. Jangan tunggu api membesar baru bertindak. Pencegahan adalah kunci,” tegas Budiman.
Ia juga mengingatkan pentingnya menaati Peraturan Gubernur Kalbar No. 103 Tahun 2020 tentang Pembukaan Areal Pertanian Berbasis Kearifan Lokal, yang menjadi dasar hukum dalam pengelolaan lahan secara aman dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kapolsek Kota Baru, Iptu Edi Herianto, menegaskan komitmen aparat kepolisian dalam mencegah karhutla melalui patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antarinstansi dan masyarakat adalah kekuatan utama dalam melawan karhutla,” ujarnya.





