SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang akan menata kawasan Pasar Masuka di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, pada akhir 2026. Penataan ini dilakukan untuk mengurai kesemrawutan pasar dan memperlancar arus keluar masuk pengunjung demi kenyamanan masyarakat.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny dan jajaran terkait meninjau langsung kondisi Pasar Masuka, Jumat, 16 Oktober 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bala melihat kondisi pasar yang dinilai semrawut serta akses keluar masuk yang sempit. Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) akan menindaklanjuti kondisi tersebut melalui penataan kawasan.
“Hari ini kita lihat carut-marutnya pasar dan sempitnya arus untuk keluar masuk. Maka pemerintah melalui Dinas Perhubungan bersama Perkim berusaha menindaklanjuti, paling tidak bagaimana agar arusnya agak lancar demi kenyamanan semua,” kata Bupati Bala.
Ia berharap para pedagang yang memiliki lapak di kawasan tersebut dapat memahami apabila nantinya terdapat pergeseran atau pemindahan lapak sebagai bagian dari proses penataan.
Menurut Bala, penataan Pasar Masuka akan dilaksanakan menggunakan anggaran perubahan tahun 2026. Sejumlah titik akan ditata, termasuk memperlebar akses yang dinilai sempit serta menertibkan bangunan yang berada di luar area yang semestinya.
Pemerintah daerah juga akan berkomunikasi dengan para pemilik lapak yang terdampak untuk membahas relokasi ke tempat lain.
“Kalau dalam penataan ini ada lapak yang digeser, kami berharap para pedagang bisa memahami. Kita akan komunikasikan dengan pemilik lapak agar proses penataan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Melalui penataan tersebut, Pemkab Sintang berharap kondisi Pasar Masuka menjadi lebih tertib dan akses keluar masuk semakin lancar. Dengan demikian, aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.







