Dijual Langsung oleh Petani, Harga Komoditi di Pasar Tani Dipastikan Lebih Murah

oleh
Kartiyus, Kepala Bappeda Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus memastikan bahwa harga komoditi yang dijual petani melalui Pasar Tani lebih murah dibandingkan dengan di pasar-pasar.

“Harga jual rendah karena yang menjual adalah petaninya langsung. Dari petani dijual langsung ke pembeli tanpa melalui perantara lagi,” kata Kartiyus.

Hal itu disampaikan Kartiyus saat menyampaikan laporan saat launching Pasar Tani di halaman Indoor Apang Semangai, Sabtu 8 Oktober 2022. Pasar Tani sendiri diluncurkan untuk menurunkan angka inflasi di Kabupaten Sintang.

Pria yang juga juga Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa Pasar Tani kali ini diikuti oleh 7 Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dari 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang.

“Mulai Minggu depan, setiap hari Sabtu pagi ada Pasar Tani di sini. Tadi pagi aktivitas belanja di Pasar Tani sudah dimulai. Bahkan ada yang barang dagangannya sudah habis sebelum dilaunching,” ungkap Kartiyus

Ia menjelaskan, produk yang dijual hari ini di Pasar Tani sangat beragam. Selain sayur sayuran, ada juga yang menjual produk UMKM seperti olahan pertanian dan lainnya.

“Semoga dengan adanya Pasar Tani ini para petani di Kabupaten Sintang semakin semangat dalam bekerja dan bertani. Karena kita memberikan ruang kepada mereka untuk juga menjadi pedagang, bukan hanya menjadi petani saja. Semoga kesejahteraan petani kita semakin baik ke depan,” harapnya.

“Pasar Tani ini juga menjadi alternatif bagi emak-emak di Kota Sintang untuk berbelanja kebutuhan akan sayur-sayuran setiap sabtu pagi dengan harga terjangkau,” terang Kartiyus.

Dikatakan Kartiyus, kegiatan Pasar Tani didukung oleh Bulog Sintang. Mereka akan menjual beras medium dan premium, minyak goreng serta gula pasir. “Setiap Sabtu nanti Bulog Sintang ikut jualan di sini untuk menurunkan harga beras di tengah masyarakat,” bebernya.

Kartiyus mengaku senang dengan gerakan yang dirancang oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Sintang yakni operasional Pasar Tani dan Launching Gerakan Menanam Cabe Tingkat Kalimantan Barat. Apalagi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sudah menginstruksikan semua daerah untuk bekerja keras menurunkan inflasi di daerahnya masing-masing.

“Tahun 2023 ada prediksi kondisi global agak sulit, maka kita harus menyiapkan langkah antisipasi. Kita terus bekerja menurunkan angka inflasi ini. Mudah-mudahan dengan launching Pasar Tani ini, harga sayur sayuran di pasar sayur terus turun,” harapnya lagi.

No More Posts Available.

No more pages to load.