Hadiri Musyawarah Adat Melayu Kepenggawaan Silat Hulu, Ini Imbauan AKP Jaspian

oleh

KAPUAS HULU – Kapolsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu Polda Kalimantan Barat, AKP Jaspian, menghadiri Musyawarah Adat Melayu (MUSDAM) ke-4 wilayah Kepenggawaan Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Nanga Ngeri dan dihadiri sejumlah unsur pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat serta masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Silat Hulu Kamarudin, S.Pd.I., Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian, Sekcam Silat Hulu Ab. Sopiansyah, S.Pd., Kepala Puskesmas Silat Hulu Rohadi Hendrata, S.Kep.Ners., Penggawa Suku Melayu Kecamatan Silat Hulu Salikin, Ketua MABM Kecamatan Silat Hulu Habibi, serta Tumenggung Suku Dayak Seberuang Ensilat Mesi dan Tumenggung Suku Dayak Suang Ensilat Palis.

Selain itu, turut hadir Kepala Desa Nanga Ngeri Rulan Abdul Gani, Kepala Desa Dangkan Kota Likui, Kepala Desa Landau Badai Dedi Mujanarki, para ketua adat Melayu se-Kecamatan Silat Hulu, tokoh masyarakat Melayu serta masyarakat Desa Nanga Ngeri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Panitia MUSDAM, sambutan Kepala Desa Nanga Ngeri, sambutan Penggawa Kecamatan Silat Hulu, sambutan Camat Silat Hulu, sambutan Kapolsek Silat Hulu, pembacaan doa dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam sambutannya, AKP Jaspian menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Adat Melayu (MUSDAM) ke-4 Kepenggawaan Kecamatan Silat Hulu Tahun 2026.

Ia berharap musyawarah tersebut dapat menjadi wadah untuk membahas berbagai persoalan masyarakat sekaligus memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga keharmonisan di wilayah Kecamatan Silat Hulu.

“Kegiatan Musyawarah Adat Melayu MUSDAM ke-4 tahun 2026 Kecamatan Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan,” ujar AKP Jaspian.

Di sela-sela sambutannya, Kapolsek juga menyampaikan imbauan kepada para peserta musyawarah dan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat wilayah Kalimantan Barat masih menghadapi musim kemarau dan sejumlah daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap.

“Agar warga masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar yang menyebabkan kabut asap karena saat ini masih musim kemarau,” imbaunya.

AKP Jaspian mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak terhadap kesehatan, aktivitas masyarakat maupun lingkungan.

Sementara itu, pelaksanaan MUSDAM ke-4 Kepenggawaan Kecamatan Silat Hulu tahun 2026 menjadi forum untuk mencapai mufakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian nilai-nilai luhur budaya Melayu serta menjaga keharmonisan dan solidaritas masyarakat di Kecamatan Silat Hulu.

No More Posts Available.

No more pages to load.