PONTIANAK – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kalimantan Barat (Kalbar) menorehkan prestasi dalam kejuaraan anggar internasional West Java Challenge 2026 yang berlangsung di Bandung pada 10–14 Oktober 2026.
Kontingen Kalbar yang diwakili atlet dari Kota Singkawang dan Kabupaten Mempawah berhasil mengoleksi total 14 medali, terdiri atas tujuh emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Ketua IKASI Kalbar, H. Indra Subekti, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari penampilan para atlet yang bertanding di berbagai nomor dan kelompok usia.
Tim anggar Singkawang menyumbangkan tiga medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Sementara itu, tim anggar Mempawah meraih empat emas dan tiga perunggu.
Dari Singkawang, tiga medali emas diraih Embun Athaya Pranaya pada nomor foil putri U-11, Raqilla Zhafira Nisaori pada nomor sabel putri U-12, serta Queenshya Theda Dilans pada nomor sabel putri kategori kadet U-18.
Tiga medali perak Singkawang diraih Embun Athaya Pranaya pada nomor foil putri U-10, Raqilla Zhafira Nisaori pada nomor sabel putri U-13, serta Almeikha Mutiara Islami pada nomor sabel putri kategori junior U-20.
Adapun satu medali perunggu diraih Queenshya Theda Dilans pada nomor sabel putri kategori junior U-20.
Sementara itu, tim anggar Mempawah turut memberikan kontribusi besar melalui empat medali emas. Devia Sheila meraih emas pada nomor floret putri kadet dan floret putri yunior.
Dua medali emas lainnya diraih M. Yudha Pratama pada nomor degen putra yunior serta Indah Nur Safarin pada nomor sabel putri senior.
Selain empat emas, atlet Mempawah juga membawa pulang tiga medali perunggu. Medali tersebut diraih Gusti Edga Putra Deandra pada nomor floret putra yunior, serta Utin Dinara Batrisha pada nomor degen putri kadet dan degen putri yunior.
Perolehan medali dari Singkawang dan Mempawah tersebut menambah catatan prestasi atlet anggar Kalimantan Barat di tingkat internasional.
Indra Subekti berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya, sekaligus mendorong perkembangan olahraga anggar di Kalimantan Barat.







