BERITA-AKTUAL.COM, SINTANG -Asisten Administasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Igor Nugroho mengatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mewujudkan Sintang menjadi kabupaten layak anak.
Dalam rangka mewujudkan kabupaten layak anak, pemerintah daerah Kabupaten Sintang telah menetapkan kebijakan yang tertuang dalam rencana aksi daerah sebagai upaya percepatan perwujudan kabupaten layak anak.
“Di dalam rencana aksi tersebut beberapa upaya/program yang diajukan untuk mewujudkan Kabupaten Siintang layak anak. Yakni membentuk forum anak di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan,” kata Igor saat menghadiri pengukuhan Forum Anak Kecamatan Sintang dan sosialisasi hak anak serta deklarasi menuju kecamatan Sintang layak anak di Aula Abdi Praja Kantor Camat Sintang pada Rabu, 8 Maret 2023
Dikatakan Igor, untuk mewujudkan hal tersebut, terdapat beberapa indikator yang sejak tahun 2017 mengalami perubahan dari 31 indikator menjadi 24 indikator. Ini harus dipenuhi yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang dikelompokkan ke dalam 5 kluster.
“Hak-hak yang dimaksud yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya serta perlindungan khusus,” terang Igor.
Dijelaskan Igor, kabupaten layak anak adalah sistem pembangunan kabupaten yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk pemenuhan hak-hak anak.
“Kepentingan dan perlindungan terhadap anak menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun sarana kabupaten layak anak, karena anak-anak memiliki kebutuhan khusus,” katanya.
Igor menambahkan, kebijakan kabupaten layak anak bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. ehingga pemenuhan hak hak anak indonesia dapat lebih dipastikan dan terjamin.
“Anak-anak merupakan modal pembangunan dan awal kunci kemajuan bangsa di masa depan. Sepertiga dari total penduduk indonesia adalah anak-anak. mereka terbukti mampu membuat perubahan dan menyelesaikan masalah kota secara lebih kreatif, sederhana dan ringkas,” jelasnya.






