BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang juga Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Bencana Alam Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor (Satgas Bantingsor) Kabupaten Sintang, Kurniawan merilis perkembangan informasi terkini dan data-data terkait musibah banjir di Bumi Senentang.
Ia mengatakan bahwa saat ini Kamis 20 Oktober 2022 hanya tersisa 7 kecamatan yang terdampak banjir. Sebelumnya kecamatan yang terdampak banjir ada 11 dari total 14 kecamatan se-Kabupaten Sintang.
“Per hari ini, tersisa 7 kecamatan dan 62 desa kelurahan yang masih terdampak banjir,” ungkap Kurniawan.
Dikatakan Kurniawan, daerah yang masih terdampak banjir di Kabupaten Sintang adalah adalah Kecamatan Sintang, Kecamatan Kayan Hilir, Kecamatan Dedai, Kecamatan Sepauk, Kecamatan Tempunak, Kecamatan Ketungau Hilir dan Kecamatan Kelam Permai. Sementara itu warga terdampak ada 9. 886 kepala keluarga (KK) atau 35. 316 jiwa.
“Warga yang mengungsi masih ada 167 KK atau 653 jiwa. Yang mengungsi ini hanya ada di 2 kecamatan saja, korban jiwa 1 orang,” beber Kurniawan.
Dikatakannya, berdasarkan hasil pemantauan tim Diskominfo Kabupaten Sintang dengan metode melakukan pengambilan gambar di 4 lokasi di dalam Kota Sintang. Hasilnya, jka dibandingkan dengan kondisi banjir kemarin, maka hari ini ada kenaikan sedikit debit air.
Untuk infrastruktur atau fasilitas publik yang terdampak diantaranya 4 unit perkantoran, 38 unit rumah ibadah, 6 unit puskesmas pembantu (Pustu), 45 unit fasilitas pendidikan, 92 ruas jalan nasional provinsi dan kabupaten, jembatan 116 unit dan 3.847 rumah warga.





