MELAWI – Suasana hangat tercipta di Warkop Alvaro, Jumat 3 Oktober 2025. Tak ada sekat antara polisi dan masyarakat pagi itu. Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon duduk santai bersama para tukang ojek yang tergabung dalam komunitas Ojek Melawi (Omel). Dengan ditemani secangkir kopi, mereka berbincang akrab dalam program “Nuan Bekesah Bersama Omel”.
Program ini merupakan bagian dari Jumat Curhat, wadah dialog yang memberi kesempatan masyarakat menyampaikan keluhan, masukan, bahkan kritik secara langsung kepada kepolisian. Didampingi Waka Polres Kompol Aang Permana dan pejabat utama, Kapolres mendengarkan dengan seksama setiap cerita yang datang dari para pengojek.
“Dialog seperti ini sangat berarti bagi kami. Informasi yang disampaikan, baik soal kondisi lapangan maupun kebutuhan mereka, akan kami tindak lanjuti. Polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tapi juga mendengar,” ujar Kapolres Melawi.
Dalam kesempatan itu, tukang ojek menyampaikan berbagai hal, mulai dari kebutuhan kartu identitas komunitas hingga permintaan jaket khusus Ojek Melawi. Kapolres pun berjanji akan membantu merealisasikannya sebagai bentuk dukungan.
Tak hanya berdialog, Kapolres juga memberikan bantuan berupa helm dan beras sebagai sarana kontak kepolisian dengan masyarakat. Hal sederhana ini disambut gembira para pengojek.
Andi Hartadi, salah satu anggota Omel, mengaku program ini sangat bermanfaat. “Kami merasa didengar. Program ini luar biasa, karena apa yang kami sampaikan langsung direspons oleh Kapolres,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Eron, pengojek lainnya. “Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Selain bisa menyampaikan keluh kesah, kami juga bisa lebih dekat dengan Kapolres. Semoga Omel bisa ikut berperan menjaga keselamatan lalu lintas dan keamanan bersama Polri,” ujarnya.





