BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Tanjung Puri, dr Andar Jimmy Pintabar mengungkapkan bahwa banyak program yang jalankan Puskesmas Tanjung Puri untuk memberikan pelayanan pada masyarakat terkait berbagai hal.
Ia mengatakan, untuk program pencegahan stunting, Puskesmas Tanjung Puri punya program unggulan yakni Kecap Piring atau Konseling Terpadu Calon Pengantin Pencegahan Generasi Stunting.
“Kegiatan itu untuk mendukung program stunting yang digalakkan oleh pemerintah. Jadi mulai dari pasangan subur itu ingin menikah dan punya anak, kita sudah melakukan konsultasi. Nanti, kita mendekati calon pengantin. Supaya mereka mengerti untuk pencegahan stunting sejak dini,” kata dr Andar pada media berita-aktual.com ketika ditemui di Puskemas Tanjung Puri belum lama ini.
Untuk penanganan stunting, kata Andar, sebelumnya ada beberapa kegiatan yang tidak bisa dijalankan karena pandemi Corona Virus Disesase (Covid-19) selama kurang lebih dua tahun terakhir ini. Karena ketika turun ke lapangan sangat dibatasi saat Covid-19.
Pada dasarnya, jelas pria yang pernah mendapat predikat sebagai dokter teladan nasional ini, untuk kegiatan untuk pencegahan stunting ini memang harus libatkan apartur desa seluruh masyarakat setempat.
“Dan sekarang, desa wajib melakukan rembug stunting untuk pencairan anggaran. Jadi sekarang kepala desa sudah terpapar dengan upaya pencegahan stunting. Program-program untuk pencegahan stunting sudah mengakar lah. Dan Isha Allah, kalau misalnya kita bangun kerjasama antara Puskesmas, desa dan masyarakat dengan baik, maka pencegahan stunting agak bagus dampaknya. Kolaborasi antar sektor itu sangat penting. Angka stunting di Kabupaten Sintang agak menurun setelah dilakukan intervensi terhadap stunting,” pungkasnya.





