Kendala Operasional Puskesmas Jasa, Formasi Dibuka Sepi Peminat

oleh
Puskesmas Jasa di perbatasan Sintang-Malaysia yang belum beroperasi.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr Harysinto Linoh mengungkapkan kendala belum beroperasinya Puskesmas Jasa di Desa Jasa Kecamatan Ketungau Hulu yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia.

Menurut Harysinto, kendala utama adalah belum tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) atau petugas untuk ditempatkan di Puskesmas Jasa tersebut.

“Untuk operasional Puskesmas Jasa kita terkendala dengan tenaga yang akan ditempatkan di sana. Sudah beberapa kali kita membuka formasi untuk Puskesmas Jasa tapi belum ada yang berniat melamar,” ungkap Harysinto.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kata pria yang akrab disapa Sinto ini, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya. Salah satunya dengan memanfaatkan putra daerah.

“Sekarang ini kita baru mengumpulkan putra daerah dan bersedia untuk di tempatkan di Jasa. Kalau ndak salah saya, itupun baru empat orang yang bersedia ditempatkan di Jasa. Tetapi dokter juga belum ada,” bebernya.

Sinto bertekat akan berupaya maksimal agar Puskesmas Jasa segera operasional untuk melayani masyarakat perbatasan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita juga akan mengoperasionalkan Puskesmas Jasa walaupun dengan tenaga yang sangat minim,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan, Selimin mewakili Bupati Sintang menyampaikan tanggapan terkait operasionalisasi Puskesmas Jasa saat menyampaikan jawaban atau jawaban Pemerintah Kabupaten Sintang terkait Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Sintang terhadap Raperda APBD Sintang tahun 2021.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah-langkah pelaksanaannya. “Yang sudah dilakukan sampai saat ini adalah mengajukan izin operasional dan kelengkapan administrasi sebagai salah satu syarat mutlak untuk operasionalnya Puskesmas Jasa di Kecamatan Ketungau Hulu tersebut, dan pada saat ini sedang dalam proses,” ungkap Selimin.

Selain itu, kata Selimin, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan juga sedang berupaya dalam pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 tahun 2019 tentang Puskesmas.

Puskesmas Jasa dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi tahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp 8 miliar. Puskesmas dengan bangunan dua lantai ini memiliki fasilitas yang lengkap terdiri dari ruang rawat inap dengan kurang lebih 15 tempat tidur.

Dengan beroperasinya Puskesmas Jasa nanti, diharapkan masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan tidak lagi berobat ke negara tetang Malaysia. Kendati di Kecamatan Ketungau Hulu sudah ada Puskesmas Senaning, namun dengan hadirnya Puskesmas Jasa tentu pelayanan masyarakat akan lebih dekat.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.