SINTANG – Kapolres Sintang, AKBP I Nyoman Budi Artawan menegaskan bahwa Polres Sintang berkomitmen mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sintang agar berlangsung aman lancar dan damai.
“Kita dari Polri, TNI, KPU maupun Bawaslu akan bersama-sama mengawal Pilkada ini sampai tahap pelantikan nanti,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa untuk semua anggota Polri, harus menjunjung tinggi netralitas, tidak boleh memihak pada paslon.
“Jika ada yang terlibat dan bersikap tidak netral tentu akan ada sanksi tersendiri sesuai dengan pelanggaran yang diperbuat. Yang jelas kami sudah berkomitmen mengawal Pilkada ini,” tegas Kapolres.
Selama Pilkada, untuk memantau medsos terkait hoaks maupun ujaran kebencian menjelang Pilkada, biasanya dilaksanakan oleh Subdit Cyber. Setiap hari,mereka memantau atau melakukan patroli. Ada juga cyber troops yang patroli dan mencari pelanggaran di media sosial maupun dunia maya.
“Untuk kami di tingkat Polres, kalaupun ada laporan, kita minta back up dari Polda atau Subdit Cyber tersebut,” bebernya.
Terkait hoaks di medsos jelang Pilkada, Kapolres mengimbau masyarakat tidak gampang percaya. Selalu mengecek berita-berita yang diterima di media sosial maupun beredar melalui WhatsApp.
“Kalau ada berita hoaks, cek dulu, jangan serta merta langsung meneruskan berita atau informasi yang belum jelas. Karena namanya berita hoaks, ketika kita meneruskan saja sudah bisa kena pidana dan masuk dalam Undang Undang Informasi Transaksi Elektroni atau UU ITE. Maka, cerna berita itu dengan baik, apabila di luar logika atau tidak benar, jangan diteruskan. Kemudian laporkan ke kami untuk langkah tindak lanjut,” imbau Kapolres.





