SINTANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat, Lasarus, mengapresiasi pelaksanaan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA) yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sintang di eks Lapter Susilo, Sabtu (25/7/2026).
Lasarus yang juga Ketua Komisi V DPR RI hadir langsung mengikuti kegiatan bersama ratusan masyarakat. Pada kesempatan itu, ia turut mengundi sekaligus menyerahkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio kepada Munawaroh, warga Jalan Siliwangi, Kelurahan Sungai Durian, Kabupaten Sintang.
Menurut Lasarus, penyelenggaraan SICITA perdana di Sintang berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.
“Saya sebagai Ketua DPD mengapresiasi kegiatan ini. Menurut saya, karena ini yang pertama, pesertanya lumayan. Tadi kalau saya tidak salah sekitar 300 sampai 500 orang,” ujar Lasarus.
Ia mengatakan seluruh hadiah yang disiapkan panitia telah dibagikan kepada peserta. Selain hadiah utama sepeda motor, panitia juga menyediakan berbagai hadiah lainnya seperti paket sembako, perlengkapan rumah tangga, kulkas, kompor gas, rice cooker, hingga telepon genggam.
“Hadiahnya sudah terbagi semua. Ada sembako, perlengkapan rumah tangga, kulkas, kompor gas, rice cooker, handphone, dan hadiah utamanya sepeda motor yang dimenangkan Ibu Munawaroh,” katanya.
Lasarus mengaku terharu mengetahui sosok penerima hadiah utama. Menurutnya, Munawaroh merupakan representasi dari masyarakat kecil yang bekerja keras untuk menghidupi keluarganya.
“Beliau seorang ibu yang benar-benar mewakili wong cilik. Sehari-harinya memasak untuk usaha katering demi menghidupi keluarganya, sementara suaminya bekerja sebagai driver atau sopir. Tadi beliau sangat terharu sampai menangis ketika mendapatkan hadiah motor,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kegiatan SICITA bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi sarana PDI Perjuangan untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada masyarakat.
“Kita berbagi. Senam SICITA ini sebetulnya menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali Bung Karno dan membumikan kembali sejarah bangsa ini,” ujarnya.
Lasarus menjelaskan, pelaksanaan SICITA merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar PDI Perjuangan sejak Juni hingga berlanjut ke Juli dan Agustus.
Sebagai bentuk komitmen agar kegiatan semakin semarak, Lasarus memastikan penyelenggaraan tahun depan akan dibuat lebih besar dengan konsep yang berbeda.
“Mudah-mudahan tahun depan akan kita adakan dengan acara yang lebih meriah. Tadi saya sudah berbicara dengan Ketua DPC, acaranya akan berbeda. Kita akan mengadakan jalan santai sehingga lebih ramai. Hadiahnya juga mungkin lebih banyak motor, bisa lebih dari satu unit, ditambah hadiah-hadiah lainnya untuk memeriahkan Bulan Bung Karno tahun 2027,” pungkasnya.






