MGMP Bahasa Inggris SMP Sintang Gelar Workshop Penguatan Kompetensi Guru

oleh
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMP Kabupaten Sintang menggelar kegiatan Workshop and Best Sharing Practice pada 11–12 Februari 2026 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang.

SINTANG – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMP Kabupaten Sintang menggelar kegiatan Workshop and Best Sharing Practice pada 11–12 Februari 2026 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang. Kegiatan ini diikuti perwakilan guru Bahasa Inggris dari 44 SMP binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang.

Workshop mengusung tema “Strengthening English Teachers’ Competence in Designing Meaningful and Deep Learning Instruction”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan mendalam, sejalan dengan arah kebijakan kurikulum serta penguatan karakter peserta didik.

Ketua MGMP Bahasa Inggris SMP Kabupaten Sintang, Siti Saripah, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan modul ajar yang relevan dan aplikatif. Menurutnya, modul ajar yang dikembangkan MGMP harus benar-benar membantu guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar serta memudahkan siswa memahami materi sesuai dengan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang telah disusun bersama.

“Modul ajar yang kita susun harus menjadi panduan yang mempermudah guru dalam mengajar dan membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran secara optimal,” ujarnya.

Kepala Seksi Bidang Kurikulum Disdikbud Kabupaten Sintang, Daud, S.Pd., menekankan bahwa perencanaan pembelajaran harus selaras dengan kebijakan kurikulum dan standar proses yang berlaku, serta memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran di kelas.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabupaten Sintang, Sudirman, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa MGMP merupakan mitra strategis dinas dalam peningkatan mutu pendidikan. Ia berharap forum ini mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang terstandar dan dapat digunakan bersama oleh seluruh SMP binaan.

Dalam sesi materi, Pembina MGMP sekaligus narasumber, Rufina Sekunda, S.Pd., memaparkan Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Ia menegaskan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tetap menjadi dasar dalam pengembangan modul ajar. Rufina juga mendorong agar pada 2026 MGMP Bahasa Inggris mampu menghasilkan modul ajar sebagai karya kolektif yang berpotensi menjadi buku pegangan resmi guru.

Selama dua hari kegiatan, peserta memperoleh penguatan materi dari sejumlah narasumber kompeten. Rufina Sekunda, S.Pd. menyampaikan materi Designing Deep Learning Lesson Plans, Ida Agustini, S.Pd. memaparkan Implementing Genre-Based Pedagogy in English Language Teaching, serta sesi praktik pengembangan Deep Learning Lesson Plans Using a Genre-Based Approach dipandu Fitria Hanim, S.Hum., M.Pd., Siti Saripah, S.Pd., dan Jeng Anggi Priyatni, S.Pd.

Pada hari kedua, Iin Agustina, M.Pd. membawakan materi Discourse Analysis for Meaningful English Language, yang dilanjutkan dengan sesi Best Practice Sharing oleh Imanuel Harisma, S.Pd. dan Ricadona Alvita, S.Pd.

Melalui diskusi, praktik, dan refleksi bersama, kegiatan ini tidak hanya memperkuat wawasan profesional guru, tetapi juga mempererat jejaring antarpendidik dari 44 SMP binaan Disdikbud Sintang. MGMP Bahasa Inggris SMP Kabupaten Sintang pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Inggris secara berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.