SINTANG – Kisah inspiratif datang dari keluarga sederhana di Jalan Pangeran Kuning, Kelurahan Pasar Inpres, Kecamatan Sintang. Dari rumah itu, lahir prestasi membanggakan setelah Mirza Rafi Navazani berhasil lolos sebagai calon Paskibraka Nasional 2026.
Mirza merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Dodi Purnomo dan Eka Maya. Sehari-hari kedua orang tuanya menjalankan usaha berdagang kerupuk untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Sang ibu, Eka Maya, mengaku tidak menyangka anaknya bisa mencapai prestasi tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini ulang tahun anak saya dan mendapat hadiah dari Tuhan,” ujar Eka Maya.
Ia menceritakan perjuangan keluarga mendukung Mirza sejak awal mengikuti proses seleksi. Dukungan diberikan penuh meskipun harus menghadapi berbagai kebutuhan persiapan.
“Dari SMP sudah mulai terlihat dia suka Paskibra. Kami selalu mendukung,” katanya.
Bahkan, sejak duduk di kelas 8 SMP, pertumbuhan fisik Mirza mulai terlihat. Ia kemudian aktif mengikuti kegiatan paskibra hingga akhirnya memutuskan mengejar target menjadi Paskibraka Nasional.
Di tengah kesibukan sekolah dan latihan, Mirza juga tetap membantu usaha keluarga. Ia terkadang ikut membantu menggoreng maupun mengantar pesanan kerupuk.
“Dulu bapaknya yang jualan, sekarang saya lanjutkan. Ada yang membantu membungkus, menggoreng, dan bagian jualan,” ujar Eka Maya.
Bagi keluarga, keberhasilan Mirza bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras dan dukungan keluarga mampu mengantarkan anak meraih mimpi.
Saat ini Mirza bersiap menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Nasional 2026. Ia berharap dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik dan membawa nama Kabupaten Sintang serta Kalimantan Barat semakin dikenal.







