SINTANG – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala mengungkap kondisi obyektif Sintang saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Sintang yang dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan pada Jumat, 11 April 2025 di Pendopo Bupati Sintang.
Ia memaparkan, penduduk Kabupaten Sintang saat ini berjumlah 443.684 jiwa, dimana 68 persen penduduk adalah usia produktif antara 15 tahun hingga 64 tahun. “Artinya, kita sedang mengalami bonus demografi,” jelasnya.
Namun, sambung Bala, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sntang baru mencapai 7,6 tahun. Angka stunting masih 24 persen. “Bahkan Kabupaten Sintang sampai saat ini belum memiliki perguruan tinggi negeri,” jelasnya.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sintang dikisaran 4-4,6 persen dengan kontirbusi lapangan usaha PDRB terbesar di sektor pertanian sekitar 23 persen.
“Perkebunan karet mengalami penurun produksi signifikan, kemiskinan masih mencapai 8,03 persen lebih tinggi dari Provinsi Kalbar diangka 6 persen,” ungkap Bala.
Adapun kondisi infrastruktur jalan saat ini hanya 11 persen dalam kondisi mantap, selebihnya dalam kondisi rusak sedang maupun rusak berat. Akses air besih dan listrik masih diangka sekitar 50 persen.
“Potensi bencana banjir dan tanah longsor rutin terjadi mengakibatkan gangguan terhadap kehidupan masyarakat,” sambungnya.
Terkait kapasitas Pendapatan Asli Daerah atau PAD hanya mencapai 8 persen dari total pendapatan daerah. Dukungan sarana dan prasarana pemerintahan baik di kecamatan dan desa-desa masih sangat minim.
“Inilah gambaran permasalahan dan isu strategis yang kita hadapi saat ini dan ke depan,” ujarnya.







