BERITA-AKTUAL.COM – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Mensiku melakukan pelayanan kesehatan pada warga terdampak banjir di wilah kerjanya.
Ketika melakukan pengobatan gratis di Desa Ampar Bedang, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, dengan menggunakan longboat, tim medis Puskesmas Mensiku menyusuri Sungai Kapuas. Selanjutnya melakukan pelayanan kesehatan di dua posko. Yakni posko pengobatan Desa Ampar Bedang dan Posko di Dusun Betung Sari Desa Ampar Bedang.
“Dalam kegiatan ini kita melakukan pengobatan gratis pada warga yang terdampak banjir di Desa Ampar Bedang. Mengingat paska banjir biasanya banyak penyakit bermunculan. Saat kami melakukan pelayanan, banjir sudah berangsur surut,” kata Endi Juliansyah, Kepala UPTD Puskesmas Mensiku pada media ini, beberapa waktu lalu.
Dalam kegiatan pelayanan kesehatan paska banjir tersebut, kata Endi, tim medis UPTD Puksesmas Mensiku melayani ratusan pasien dengan berbagai macam keluhan penyakit.
“Mereka langsung diperiksa dan kita berikan obat-obatan. Di Desa Ampar Bedang ada 64 orang yang kita periksa. Sementara di Dusun Betung Sari sebanyak 92 orang,” bebernya.
Adapun penyakit yang banyak dikeluhkan warga pasa banjir diantaranya tinea pedis yang menyebabkan gatal-gatal, ISPA, hipertensi atau darah tinggi dan beberapa keluhan penyakit lainnya.
“Keluhan ini banyak kita temukan saat pelayaan di posko kesehatan Desa Ampar Bedang. Untuk pelayanan kesehatan di Dusun Betung Sari, keluhan warga hampir sama,” ungkap Endi.
Ia kemudian merinci jumlah keluhan yang paling tinggi di posko pelayanan Desa Ampar Bedang yakni hipertensi : 14 orang, ISPA : 15 orang dan Tinea Pedis : 18 Orang. Kemudian di posko Dusun Sari penyakit dominan yang dikeluhkan adalah hipertensi : 17 orang, ISPA : 15 orang, Tinea Pedis : 23 orang, Dyspepsia : 13 Orang dan Myalgia : 17 orang
“Dalam kegiatan ini, cukup banyak lansia dan anak-anak yang kita layani. Di Desa Ampar Bedang ada 20 lansia, 12 anak dan dewasa 31 orang. Di Dusun Betung Sari lansia 12 orang, bayi 1 orang, anak-anak 12 orang dan dewasa 49 orang,” ujarnya.





