BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa Bumi Senentang kaya akan senjata tradisional. Senjata tradisional seperti mandau, perisai dan tombak mengandung kearifan lokal yang dalam. Oleh karena itu, Jarot mengajak masyarakat untuk mencintai dan melestarikan senjata tradisional tersebut.
Hal itu disampaikan Jarot saat membuka pelaksanaan Pameran Senjata Tradisional Sintang di Museum Kapuas Raya Sintang Jalan Sintang – Putussibau, Kecamatan Sintang, Selasa 11 Oktober 2022. Pameran berlangsung sejak 11-18 Oktober 2022.
Ia mengatakan, senjata tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Sintang sangat banyak dan menarik. Jarot menyebut, pengalaman dirinya selama 36 tahun berada di tengah masyarakat dan sekarang masih sering ke pedalaman, ia masih senang dan tertarik dengan adanya senjata tradisional.
Saat ini, kata Jarot, senjata tradisional sekarang sudah berubah fungsi. Bukan untuk perang lagi tetapi lebih dari itu yakni tradisi daerah. Di Kesultanan Al Mukaramah Sintang juga ada senjata tradisional. Senjata-senjata tradisional itu dipamerkan saat pameran.
“Jadi mari kita saksikan, cintai dan lestarikan bersama aneka senjata tradisional yang dipamerkan ini sehingga tujuan dari pameran senjata tradisional ini bisa tercapai,” harap Jarot lagi.
Dikesempatan itu, Jarot menyampaikan terima kasih kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang yang sudah rutin menyelenggarakan kegiatan di Musemum Kapuas Raya. Tiga tahun lalu, dilaksanakan pameran kontemporer teknologi. Tahun lalu pameran kain tradisional. Dan tahun ini pameran senjata tradisional Kabupaten Sintang.
“Ayo cintai Museum Kapuas Raya yang sangat indahnya,” ajak Jarot.
Pembukaan Pameran Senjata Tradisional dihadiri Wakil Bupati Sintang Melkianus, Anggota Forkopimda, Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny, Ketua Amida Kalimantan Siti Musrikah, perwakilan OPD, perwakilan etnis dan penggiat budaya Kabupaten Sintang. Pembukaan pameran ditandai dengan pemukulan gong.





