SINTANG – Pelajar SMAN 1 Sintang, Mirza Rafi Navazani (16 tahun), berhasil lolos sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 mewakili Provinsi Kalimantan Barat.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dan kebanggaan dari Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala. Ia menyebut keberhasilan Mirza Rafi bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Sintang.
“Ya tentu, karena tingkat nasional itu adalah kebanggaan kita, kebanggaan masyarakat Sintang. Bukan cuma bupati, bukan cuma keluarganya,” ujar Bupati Bala, Rabu (24/6/2026).
Menurut Bupati, keberhasilan Mirza Rafi merupakan hasil dari kemampuan dan kesiapan yang dimiliki oleh siswa tersebut. Mulai dari aspek fisik, intelektual, hingga postur yang sesuai dengan kriteria seleksi Paskibraka Nasional.
“Ini juga berkat anak itu sendiri. Mungkin secara fisik, intelektual, posturnya, tentu memang ada kelebihan sesuai kriteria dari panitia. Jadi kita mensyukuri atas capaian anak itu,” katanya.
Bupati Bala menilai, untuk bisa menembus tingkat nasional bukanlah hal yang mudah. Persaingan yang dihadapi para peserta sangat ketat sehingga keberhasilan Mirza Rafi menjadi sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
“Satu kebanggaan, karena saya rasa jarang-jarang juga untuk tembus tingkat nasional itu. Tidak gampang, persaingannya sangat luar biasa,” ungkapnya.
Terkait dukungan Pemerintah Kabupaten Sintang terhadap prestasi Mirza Rafi, Bupati menyampaikan pihaknya akan memberikan apresiasi sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku.
Ia juga memastikan Mirza Rafi akan diundang sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah mengharumkan nama Sintang.
“Tentu kita berharap setelah ini anak itu mendapat kemudahan. Ada hal yang mungkin secara pribadi ingin saya lakukan, tetapi secara regulasi seperti apa, saya tidak boleh menjawab karena takut orang berharap di luar keterbatasan yang bisa kita lakukan,” jelasnya.
“Pasti kita undang. Yang tidak selevel itu pun, kalau yang berprestasi biasa kita undang,” tambah Bupati Bala.





