BERITA-AKTUAL.COM – Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang saat ini merawat dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rujukan dari kabupaten lain. Hingga saat ini, pemulangan dua pasien tersebut masih menunggu hasil swab tenggorokan.
“PDP 02 menunggu konfirmasi negatif. Hasil swab sudah dikirim ke provinsi. Hasilnya nanti seperti apa, itulah yang kita tunggu. Keadaanya umumnya baik, tanda-tanda vital juga baik,” kata Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr.Rosa Trifina, Senin (27/4).
PDP 02 merupakan laki-laki berumur 51 tahun. Yang bersangkutan sudah dirawat di RSUD Ade M Djoen Sintang kurang lebih 30 hari.
Sedangkan PDP 05, merupakan balita berumur 3 tahun. “Kondisinya juga baik. Tidak ada demam. Tidak ada sesak. Batuk juga tidak ada,” jelasnya.
Meski hasil rapid test PDP 05 negatif, Rosa menegaskan bahwa pemulangan yang bersangkutan tetap menunggu hasil swab tenggorokan. “Kita tetap menungu hasilnya, karena protokolnya seperti itu,” ucapnya.
Berkaitan ketersediaan dengan Alat Pelindung Diri (APD), Rosa menyebut bahwa untuk saat ini mencukupi. “Untuk sementara, masih cukup lah. Memang ada yang lebih. Ada juga yang kurang. Contohnya masker N95 yang susah didapat, jadi stoknya kurang. Tapi, untuk penanganan pasien hingga saat ini masih bisa terkendali,” ucapnya.
Ia menegaskan, APD sangat diperlukan rumah sakit. “APD ini kan sifatnya sekali pakai. Setelah itu tidak bisa digunakan lagi. Nah, bantuan dari BRI berupa baju kerja, sangat diperlukan oleh teman-teman di ruang isolasi khusus,” jelasnya.
“Karena, sebelum menggunakan APD lengkap, mereka menggunakan baju kerja lebih dulu. . Setiap kali mereka kerja, memang seperti itulah standar baju yang digunakan. Bajunya bagus, karena bisa dicuci ulang,” kata Rosa.





