MELAWI – Polres Melawi menggelar Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Patuh Kapuas 2026 di Aula Tribrata Polres Melawi, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memantapkan kesiapan personel sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2026 yang akan difokuskan pada peningkatan disiplin dan keselamatan berlalu lintas.
Latpra Ops dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi, Harris Batara Simbolon, selaku Kepala Operasi Resor (Ka Ops Res). Turut hadir Wakil Kepala Operasi Resor Kompol Aang Permana, Kabag Ops AKP Bhakti Juni Ardi selaku Karendal Ops, serta Kasat Lantas AKP Pipit Supriatna selaku Kapusdal Ops bersama pejabat operasi dan personel yang terlibat.
Dalam arahannya, Kapolres Melawi menegaskan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dengan mengutamakan keselamatan serta mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengabaikan ketegasan dalam penegakan hukum.
“Kepada seluruh pejabat operasi dan personel yang terlibat agar melakukan upaya-upaya edukasi dan penindakan sesuai peraturan yang berlaku. Tetap humanis, namun tegas,” ujar AKBP Harris Batara Simbolon.
Pada kegiatan tersebut, masing-masing pejabat operasi memaparkan kesiapan dan langkah-langkah yang akan dilaksanakan selama Operasi Patuh Kapuas 2026 berlangsung.
Operasi Patuh Kapuas 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang Berkeselamatan Jelang Pelaksanaan Hari Bhayangkara Tahun 2026.” Adapun sasaran utama operasi meliputi penggunaan telepon genggam saat berkendara, pengendara di bawah umur yang tidak memiliki SIM, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika, tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, melanggar batas kecepatan, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, serta penggunaan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai ketentuan atau mencurigakan.
Kapolres menambahkan bahwa penindakan selama operasi akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui mekanisme tilang, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Ia juga meminta personel tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain, terutama aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong.
“Khususnya terhadap aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong, jangan ragu bertindak tegas demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di Kabupaten Melawi,” tegasnya.





