Polsek Menukung Bersama Lintas Sektor Bentuk MPA, Perkuat Pencegahan Karhutla

oleh

MELAWI – Polsek Menukung bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, Manggala Agni, perusahaan, dan masyarakat memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Sosialisasi, Pelatihan, dan Pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Camat Menukung, Rabu (9/9/2026). Pembentukan MPA menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla.

Sejumlah unsur terkait turut hadir, di antaranya Kolonel TNI AD Rully Sanjaya, Kasat Samapta Polres Melawi AKP Nono P., Ketua Tim Manggala Agni Wilayah 11 Sintang Doni, Camat Menukung Bujang, S.Sos., Plh. Kapolsek Menukung Ipda Yakin Puas, S.H., Danramil 1205/18 Menukung Serma Aditya, Askep PT BPK Lantip, Sekretaris DAD Menukung, Temenggung Kecamatan Menukung, para kepala desa se-Kecamatan Menukung, pihak PT BPK, Manggala Agni Melawi, serta peserta Masyarakat Peduli Api.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya peran masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla.

Materi yang diberikan mencakup upaya mendeteksi potensi kebakaran sejak dini, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Melalui pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api, masyarakat diharapkan dapat menjadi garda terdepan bersama pemerintah dan aparat dalam mencegah terjadinya Karhutla.

Keberadaan MPA juga diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan titik api, sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan dan kebakaran tidak meluas.

Plh. Kapolsek Menukung Ipda Yakin Puas menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama dalam kondisi yang rawan terjadi kebakaran.

Menurutnya, menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kerja sama masyarakat.

“Melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api, diharapkan masyarakat semakin aktif melakukan pencegahan, memberikan edukasi kepada lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” ujar Ipda Yakin Puas.

No More Posts Available.

No more pages to load.