Rakor Ops Lilin Kapuas 2023 Pengamanan Perayaan Nataru

oleh
Waka Polres Mempawah, Kompol Sutrisno saat memimpin Rakor yang juga dihadiri Sekda Mempawah, Ismail

MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Jelang perayaan Natal 2023 dan tahun Baru (Nataru) 2024, Polres Mempawah menggelar zoom meeting Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral operasi terpusat pengamanan perayaan Nataru di Kabupaten Mempawah, Rabu (20/12) siang.

Rakor tersebut dipimpin Waka Polres Mempawah, Kompol Sutrisno, dan turut dihadri Sekda Pemkab Mempawah, Ismail, Kasdim 1201/MPh, Mayor CZI Irman, Muspida Pemkab Mempawah, Kepala BPBD Mempawah, Agit Sugiarto, Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dishub-LH, Tri Gianto, Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Gatot Poerwarnobeserta PJU Polres Mempawah.

Rakoor dibuka Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, S.Ik, MH didampingi Pj Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes dan Asops Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Zaiful Rakhman beserta Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, melalui zoom meeting.

“Rakoor lintas sektoral ini merupakan bagian penting dalam rangka menyatukan pandangan dan persepsi sebagai langkah persiapan kita untuk menjaga situasi kamtibmas pada momentum Nataru 2024 di wilayah Kabupaten Mempawah,” ujar Kompol Sutrisno.

Sesuai arahan Kapolda dan Pj Gubernur, lanjut dia, hal yang harus dilakukan langkah antisipasi terhadap potensi adanya serangan teror di wilayah Kabupaten Mempawah selama perayaan Nataru 2024.

“Salah satu langkah antisipasi perlu dilakukan penjagaan dan pengamanan rumah ibadah gereja di Kabupaten Mempawah yang melaksanakan perayaan ibadah Nataru 2024,” terangnya.

Dikatakannya, perlu juga dilakukan antisipasi potensi kecelakaan lalu lintas. Mengingat Kabupaten Mempawah merupakan daerah perlintasan di Kalimantan Barat sehingga sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan saat Nataru nanti.

“Tingkatkan pengawasan dan pasang rambu peringatan pada titik-titik rawan kecelakaan seperti lokasi jalan yang sedang melakukan pekerjaan pelebaran seperti Jalan Raya Sungai Pinyuh-Jalan Raya Sungai Kunyit dan Jalan Raya Sungai Pinyuh-Jalan Raya Anjongan,” terangnya.

“Dan penting pula untuk dilakukan antisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrim yang dapat memicu banjir, puting beliung dan longsor. Beberapa daerah rawan bencana alam perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat agar berpartisipasi aktif mengawasi lingkungannya,” pungkasnya. (dil)

No More Posts Available.

No more pages to load.