SINTANG – Ribuan warga Kabupaten Sintang menggelar Salat Istisqa untuk memohon agar hujan segera turun di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda wilayah tersebut, Minggu, 6 September 2026.
Salat Istisqa dilaksanakan secara serentak di lima titik di wilayah Kota Sintang, yakni Lapangan Kodim 1205/Sintang, Lapangan SMKN 1 Sintang, halaman Mapolres Sintang, Lapangan Bola Menyumbung, dan Lapangan Bola Mengkurai.
Di Lapangan Kodim 1205/Sintang, Salat Istisqa dipimpin oleh Ustaz Muhammad Rivaldi sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh H. Khalidul Mufied.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut mengikuti ibadah tersebut, di antaranya Dandim 1205/Sintang Letkol Arm Anggit Witjaksono dan anggota DPRD Kabupaten Sintang Muhammad Chomain Wahab, bersama ribuan jemaah lainnya.
Dandim Sintang Letkol Arm Anggit Witjaksono mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa secara serentak tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan yang dirasakan masyarakat.
“Alhamdulillah, pagi ini kita melaksanakan Salat Istisqa yang dilaksanakan secara serentak di lima titik di Kabupaten Sintang, salah satunya kita laksanakan di Lapangan Kodim 1205 Sintang. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama dalam rangka menangani akibat dan dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang kita rasakan bersama saat ini,” ujarnya.
Ia berharap, melalui doa dan munajat bersama, hujan segera diturunkan sehingga dapat membantu upaya penanganan karhutla yang terjadi di Sintang.
“Semoga dengan pelaksanaan Salat Istisqa ini, kita bermunajat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sehingga dengan harapan kita bersama akan segera diberikan hujan dan memberikan kemudahan bagi kita semua dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Menurutnya, saat ini jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Sintang mulai mengalami penurunan. Namun, hujan tetap sangat diharapkan untuk membantu memadamkan titik-titik api serta mengurangi dampak kabut asap.
“Saat ini alhamdulillah sudah mulai mengalami penurunan hotspot-hotspot di wilayah kita ini. Dengan turunnya hujan dari doa-doa kita tadi, semoga semakin menambah manfaat dan semakin menurunkan dampak akibat kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya.




