Seekor Anjing Selamatkan Balita 17 Bulan yang Jatuh di Kolam

oleh
Lokasi kolam tempat balita 17 bulan tergelincir. Sebelumnya diangkat neneknya, bayi yang tergelincir di kolam berusaha digapai anjing tersebut. Kemudian dilihat neneknya dan langsung menolong.

BERITA-AKTUAL.COM – Kisah kepahlawanan anjing yang menyelamatkan manusia tidak hanya terjadi di film.

Kejadian heroik tersebut juga terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimatan Barat. Tepatnya di Dusun Wak Batu Ampar Desa Jasa, Ketungau Hulu. Daerah ini berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia.

Berkat bantuan seekor anjing, balita berumur 17 bulan berhasil diselamatkan setelah tergelincir di kolam samping rumah warga setempat, Sabtu (19/9).

Diceritakan Sugisman, saat kejadian itu orangtua korban dan neneknya sedang berada di rumah bibinya. Kediaman bibinya berada di depan rumah mereka. Saat berada di dalam rumah, tanpa mereka sadari si anak berjalan keluar tanpa sepengetahuan mereka.

Setelah menyadari si anak tidak berada di rumah. Lalu neneknya keluar ke arah kolam samping  rumah.

Seketika, ia melihat seekor anjing sedang berusaha meraih sesuatu dari sisi pinggir kolam air yang keruh karena baru selesai hujan lebat. Anjing mereka diketahui memang sering bermain dengan anak itu.

“Dengan rasa penasaran, nenek langsung mendekat ke kolam. Ia sangat terkejut saat melihat ternyata ada sedikit nampak kaki manusia,” ucapnya.

Kemudian, dengan sigap nenaknya itu menggapai dan mengangkatnya. Saat itu, ternyata cucunya yang sempat tercebur ke dalam kolam.

“Dengan pengetahuan yang diketahui, nenek langsung mengangkat sungsang cucunya yang dalam kondisi tidak sadar. Setelah air keluar dari mulut, hidungnya dihisap orangtuanya. Puji Tuhan, mujizat terjadi. Si anak menangis dan dalam kondisi baik,” katanya.

Sugisman merupakan petugas kesehatan yang datang langsung ke lokasi kejadian. Setelah kejadian itu, kata Sugisman, anak tampak rewel.

“Setelah kita datang, si anak sudah dalam kondisi aman. Cuma sewaktu neneknya baru ambil dari kolam, sempat belum siuman,” bebernya.

Ia mengatakan, anak itu jatuhnya di pinggir kolam. Kedalaman kolam hampir 2 meter. “Cuma, di sisi kolam tempat dia terjatuh agak dangkal,” kata Sugisman.

Dengan adanya kejadian itu, ia berharap semua pihak mengambil pelajaran. Agar, selalu waspada dengan lingkungan kita. Jangan menganggap sepele jika ada kolam di samping rumah atau pinggir jalan. Sebaiknya diberi pagar pengaman atau ketika ada banjir disekitar rumah kita.

“Karena, kadang tidak disadari bisa berbahaya bagi keselamatan kita, keluarga dan bahkan orang lain. Saya mengingatkan warga agar tidak lalai. Dari kejadian ini, berkat anjing yang jadi perentara, anak dapat diselamatkan,” pungkasnya.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.