BERITA-AKTUAL.COM – Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 29 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Kabupaten Sintang 11-17 Desember 2021, sudah bekerja keras agar seluruh perlombaan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik.
Sekretaris Umum Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 29 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Kurniawan menyampaikan bahwa, dalam penyelenggaraan MTQ di Sintang salah satu sukses yang ingin dicapai adalah sukse penerapkan prokes COVID-19.
“Kami ingin sukses semuanya. Masing-masing seksi sudah bekerja dan mudah-mudahan semua sukses menjalankan tugas mereka. Secara khusus soal penerapan protokol kesehatan, kami sangat serius memperhatikan itu,” tegasnya.
Di 7 lokasi lomba, kata Kurniawan, panitia sudah melakukan pengetatan protokol kesehatan. Oleh karenanya semua pihak yang terlibat wajib mengikuti prokes yang sudah menjadi standar kesehatan yang ada.
“Kami panitia berupaya utk melaksanakan dan mengawasi penerapan prokes tersebut secara optimal. Kami menghimbau semua pihak termasuk para penonton untuk bisa menjaga diri dengan baik terkiat dengan penerapan prokes covid-19 saat menonton di tempat-tempat lomba MTQ,” imbau Kurniawan.
Kurniawan menambahkan, pihak panitia menyiapkan layar monitor dan sound system yang baik supaya peserta dan dewan hakim tidak bertemu. “Dewan hakim ada di ruangan khusus, mereka melihat peserta melalui layar monitor,” terang Kurniawan
Seksi Kesehatan MTQ, Nursyamsiah menyampaikan pihaknya menempatkan petugas medis di 7 lokasi perlombaan setiap hari. “Kami siap memberikan pelayanan kepada dewan hakim, peserta dan panitia yang memerlukan pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Ia mengatakan, semua petugas medis bekerja sesuai SOP pelayanan di MTQ Kalbar. Misalnya jika ada dewan hakim yang mengalami masalah kesehatan di tempat penginapan dan memerlukan penanganan medis. Maka pemandu/ koordinator/ ketua dewan hakim menghubungi petugas kesehatan yang piket saat itu dan petugas kesehatan akan mendatangi penginapannya untuk memberikan pelayanan kesehatan.
“Pada saat kegiatan lomba berlangsung, jika ada yang mengalami masalah kesehatan dapat langsung menghubungi petugas medis yang ada disetiap lomba,” terang Nursyamsiah.





