Sintang Rawan Kasus TBC

oleh
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edy Harmaini.

SINTANG – Kabupaten Sintang resmi me-launching Desa Sehat Siaga Tuberkulosis (TBC) atau TB di Pendopo Bupati pada Selasa 11 November 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengatakan bahwa menurunkan insidensisi kasus Tuberkulosis atau TB sebesar 50 persen merupakan salah satu komitmen Presiden RI, Prabowo Subianto saat mencanangkan high level commitment and leadership 8 program quick win.

Adapun agenda Quick Win TBC di tahun 2025 dalam 8 misi Asta Cita diantaranya:

1. Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo
Subianto telah meluncurkan program ‘Quick Win’ untuk tahun 2025, sebuah program yang dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan spesifik dalam waktu satu tahun dalam “8 Misi Asta Cita”

2. Untuk mencapai tujuan ini, anggaran tambahan sebesar Rp 121 triliun akan dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan Rp 6 triliun secara khusus diperuntukkan untuk program penanggulangan TBC.

3. Strategi yang akan dilaksanakan meliputi deteksi kasus TBC, pengobatan,
pencegahan dan keterlibatan multi sektor.

Edy menambahkan, penuntasan tuberkulosis sendiri termasuk dalam 11 program prioritas nasional. Untuk Kabupaten Sintang sendiri kasus TBC sudah sangat rawan.

“Jadi launching Desa Sehat Siaga Tuberkulosis (TBC) sebagai entry poin kita dalam rangka eliminasi TB di Kabupaten sintang,” jelasnya.

Edy mengungkapkan, kalau tidak salah, jumlah TB di Kabupaten Sintang sebanyak 849 kasus. Sementara itu, kalau di-screening lebih jauh, kasus ini TB ini pasti meningkat.

“Oleh karena itu, dengan adanya pencangan Desa Sehat Siaga Tuberkulosis (TBC), semoga kedepan penanganan lebih maksimal,” harapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.