BERITA-AKTUAL.COM – Wakil Bupati Sintang Sudiyanto menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah menyusun Indeks Desa Membangun (IDM) bagi seluruh desa. Untuk meningkatkan IDM tentunya memerlukan peran banyak pihak.
“Indeks yang sudah disusun Pemprov Kalbar ini akan kita jadikan acuan. Dan dalam mewujudkan desa yang membangun di Kabupaten Sintang ini kita perlu peran semua pihak,” tegas Sudiyanto usai menghadiri Penandatanganan Berita Acara Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 secara virtual di Command Center Kantor Bupati Sintang, Selasa 8 Juni 2021.
Peran semua pihak yang dimaksud Sudiyanto seperti dunia usaha. Yakni investasi perkebunan atau usaha lain yang ada di desa tersebut. “Pelaku utama dalam melaksanakan indeks desa membangun ini adalah pemerintah dan masyarakat desa itu sendiri. Pihak lain hadir dalam rangka mendukung dan mendorong saja,” terang Sudiyanto.
Imus, Kepala Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang menyampaikan, Indeks Desa Membangun Tahun 2017 berdasarkan pengukuran tahun 2016 jumlah desa sangat tertinggal di Kabupaten Sintang itu ada 213 desa, desa tertinggal 147 desa, desa berkembang 29 desa, desa maju 1 desa dan belum ada desa mandiri.
“IDM Tahun 2018 berdasarkan pengukuran tahun 2017 di Kabupaten Sintang ada 212 desa sangat tertinggal, 148 desa tertinggal, 29 desa berkembang, 1 desa maju dan belum ada desa mandiri. IDM Tahun 2019 berdasarkan pengukuran tahun 2018 di Kabupaten Sintang ada 86 desa sangat tertinggal, 180 desa tertinggal, 104 desa berkembang, 14 desa maju dan sudah ada 6 desa mandiri,” terang Imus
Sedangkan IDM Tahun 2020 berdasarkan pengukuran tahun 2019 di Kabupaten Sintang untuk desa sangat tertinggal tersisa 1 desa, 143 desa tertinggal, 161 desa berkembang, 56 desa maju dan 29 desa mandiri. Untuk IDM tahun 2021 hasil pengukuran tahun 2020 yang lalu, di Kabupaten Sintang sudah tidak ada desa sangat tertinggal, 72 desa tertinggal, 206 desa berkembang, 68 desa maju dan 44 desa mandiri. “Jadi berdasarkan data ini terjadi tren peningkatan kondisi desa yang ada di Kabupaten Sintang,” katanya.





