SINTANG – Wakil Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang, Toni, menghadiri sekaligus membuka Gawai Dayak Nyelapat Taun Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Selasa (7/7/2026).
Kedatangan Toni bersama rombongan dan para tamu undangan disambut dengan tarian serta ritual adat setempat. Setelah prosesi penyambutan, seluruh rombongan memasuki rumah betang adat sebagai bagian dari rangkaian pembukaan gawai.
Dalam kesempatan tersebut, Toni yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sintang mendapat kehormatan untuk membuka secara resmi Gawai Dayak Nyelapat Taun. Pembukaan ditandai dengan prosesi adat pembukaan tuak pamali.
“Acara Gawai Dayak Nyelapat Taun Desa Kebong pada hari ini saya nyatakan dibuka,” ujar Toni.
Ia berharap pelaksanaan gawai tahun ini membawa berkat bagi seluruh masyarakat Desa Kebong dan sekitarnya.
“Semoga kegiatan ini mendapat berkat, kesehatan, rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa, membawa rezeki setiap tahunnya, membawa kesehatan, dan membawa kedamaian bagi kita semua,” ucapnya.
Menurut Toni, Gawai Dayak Nyelapat Taun merupakan bagian dari warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Tradisi tersebut menjadi identitas masyarakat Dayak sekaligus wujud rasa syukur atas berbagai berkat yang diterima.
“Ini merupakan adat-istiadat dan pelestarian budaya suku kita. Ini adalah budaya lokal, khususnya di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” katanya.
Pelaksanaan Gawai Dayak Nyelapat Taun di Desa Kebong diharapkan tidak hanya mempererat tali persaudaraan antarwarga, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap adat dan budaya Dayak agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.






