SINTANG – Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Sintang dipastikan gagal menerima penyaluran Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Sintang saat ini masih menunggu kejelasan dari Kementerian Keuangan terkait kelanjutan penyaluran pada tahap berikutnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Jadi kita masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) apakah di tahap dua ini mereka bisa salur atau tidak. Kita belum tahu, tapi kita sudah memohon ke pusat agar desa yang gagal salur di tahap satu bisa tetap disalurkan di tahap dua,” jelas Yasser di Sintang.
Ia menambahkan, keputusan tetap berada di tangan pemerintah pusat. “Kita masih menunggu PMK. Nanti setelah peraturan itu terbit baru bisa diketahui apakah desa-desa tersebut dapat disalurkan atau tidak,” ujarnya.
Adapun tujuh desa yang gagal salur DD/ADD tahap satu yakni Desa Jambu dan Desa Pakak di Kecamatan Kayan Hilir; Desa Benua Baru, Desa Mensiap Baru, dan Desa Sukajaya di Kecamatan Tempunak; serta Desa Neraci Jaya di Kecamatan Ketungau Hulu. “Totalnya ada tujuh desa. Satu desa di Tempunak saya lupa namanya,” sebut Yasser.
Terkait proses pencairan tahun berjalan, Yasser menjelaskan bahwa tahap kedua penyaluran ADD/DD akan berlangsung hingga Desember 2025. Ia juga menyebut adanya kendala teknis yang sempat menghambat proses pengajuan dana melalui aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN).
“Kemarin aplikasi OM-SPAN sempat maintenance selama sekitar tiga hingga empat minggu, jadi tidak bisa digunakan untuk pengajuan Dana Desa. Sekarang sudah dibuka kembali, dan prosesnya tetap berjalan,” terangnya.
Yasser menegaskan bahwa mekanisme pencairan Dana Desa dilakukan dalam dua tahap setiap tahun, yakni tahap pertama hingga Juni, dan tahap kedua dari Juli sampai Desember. “Kita berharap tidak ada lagi kendala teknis maupun administrasi, supaya pencairan tahap dua berjalan lancar,” pungkasnya.






