SINTANG – Wakil Bupati Sintang bersama Ketua DPRD Sintang Indra Subekti meninjau sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (29/9/2026).
Peninjauan dilakukan di tengah banyaknya keluhan masyarakat terkait antrean panjang di SPBU serta tingginya harga BBM eceran di sejumlah wilayah.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Sintang dan Ketua DPRD didampingi anggota DPRD Sintang Muhammad Chomain Wahab. Turut hadir Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno serta Sales Branch Manager (SBM) Kalbar II Pertamina Patra Niaga, Muhammad Bisma Abdillah.
Wakil Bupati Sintang mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memonitor langsung proses pengisian BBM, khususnya Pertalite, di sejumlah SPBU.
Menurutnya, langkah yang dilakukan Pertamina bersama para pengelola SPBU dengan membuka SPBU secara serentak sejak pukul 07.00 WIB mulai berdampak terhadap antrean kendaraan.
“Puji Tuhan, ada beberapa langkah dari Pertamina dan pemilik SPBU. Tentunya dengan dibukanya serempak pukul 07.00 pagi semua SPBU, hari ini kita lihat antrean BBM itu terbagi,” ujar Wabup Sintang.
Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat antrean tidak lagi menumpuk hanya di satu titik. “Jadi tidak ada yang menumpuk di satu titik,” katanya.
Wabup menambahkan, ke depan masih akan ada sejumlah inovasi yang disiapkan untuk semakin mengurai antrean BBM di SPBU Kabupaten Sintang.
Sementara terkait wacana penerapan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM, Wabup menyebut kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan. “Soal ganjil-genap, itu masih kita diskusikan. Nanti akan ada pengumuman resmi,” ujarnya.





