BERITA-AKTUAL.COM – Wakil Bupati Sintang Sudiyanto meninjau lokasi kebakaran ruko di Jalan Majapahit dan Jalan Wirapati, Komplek Pasar Sungai Durian, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, Rabu pagi 9 Juni 2021.
Dikesempatan itu, Sudiyanto didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang Martin Nandung. Sementara itu, kebakaran yang terjadi Selasa malam 8 Juni 2021, menghanguskan sekitar 60 unit ruko tempat usaha masyarakat.
Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto di lokasi kebakaran menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah kebakaran ruko tersebut. “Kami sangat prihatin atas musibah kebakaran ini. Pemkab Sintang harus memperhatikan korban kebakaran rumah toko ini,” katanya.
“Saya akan berkomunikasi dengan Dinas Sosial atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang. Agar, para korban kebakaran ini bisa dibantulah,” ujar Sudiyanto.
Ia mengatakan, Pemkab Sintang dan pemilik usaha ruko harus mengambil pelajaran dari musibah kebakaran yang terjadi tersebut. “Salah satunya ketika akan membangun kembali rumah toko ini, harus memerhatikan berbagai hal. Seperti jalur masuk atau jarak antara ruko harus lebih lebar dan bisa dilewati mobil pemadam kebakaran. Agar ketika musibah kebakaran seperti ini, mobil pemadam mudah melintas.
Mengenai jumlah ruko yang terbakar di Jalan Majapahit dan Jalan Wirapati, Komplek Pasar Sungai Durian, Sudiyanto mengatakan bahwa data riil belum pasti.
“Jumlah kepastian rumah toko sedang didata, tapi sekitar 60 sampai 65 pintu ruko. Korban jiwa tidak ada. Karena kejadiannya sekitar 18. 45 WIB dimana orang belum tidur. Jumlah kerugian materi juga belum dihitung. Penyebab kebakaran juga kami serahkan ke pihak Polres Sintang,” jelasnya.
Sudiyanto mengungkapkan, selain ruko milik masyarakat dan pihak swasta. Ada juga ruko milik Pemkab Sintang yang terbakar.
Sementara itu, Kapolres Sintang Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto mengungkapkan kronologis kejadian kebakaran. Menurut keterangan saksi mata yakni Dicky Hendrikus, pemilik warung mie B2 Viorita, sekitar pukul 18.30 WIB api berasal dari toko sepatu dan tas milik Pilil yang diduga mengalami korsleting listrik.





