Pesan Wabup Sintang saat Tutup PGD Sintang 2026, Pendidikan Harus Jadi Prioritas

oleh
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny.

SINTANG – Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama kemajuan masyarakat Dayak. Pesan tersebut disampaikannya saat menutup secara resmi rangkaian Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora Satu, Minggu (2/8/2026) malam.

Di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan, Florensius Ronny mengajak seluruh masyarakat Dayak menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama demi mencetak generasi yang mampu bersaing sekaligus membawa kemajuan bagi daerah.

“Pendidikan harus menjadi perhatian utama masyarakat Dayak. Kalau kita ingin maju, maka pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas. Pemerintah Kabupaten Sintang akan terus menjalankan pembangunan secara adil dengan memberikan perhatian besar pada sektor pendidikan dan infrastruktur sebagai fondasi kemajuan masyarakat Kabupaten Sintang,” tegas Florensius Ronny.

Menurutnya, kekayaan budaya, adat istiadat, dan tradisi yang dimiliki masyarakat Dayak merupakan modal besar. Namun, kemajuan daerah tidak akan tercapai tanpa didukung sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan.

Ia pun menitipkan pesan kepada seluruh keluarga besar masyarakat Dayak agar memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan anak-anak mereka.

“Saya titip satu pesan kepada seluruh keluarga besar masyarakat Dayak, sampaikan kepada anak-anak dan keluarga kita bahwa pendidikan adalah hal yang paling penting. Pendidikan harus menjadi nomor satu. Dengan pendidikan, generasi muda akan memiliki bekal untuk bersaing, membangun daerah, dan membawa masyarakat Dayak semakin maju,” pesannya.

Selain menyoroti pentingnya pendidikan, Wakil Bupati Sintang juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan.

“Kami sangat bersyukur karena seluruh rangkaian Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang dapat berjalan lancar, aman, dan sukses. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras Dewan Adat Dayak, panitia, seluruh pihak yang terlibat, serta dukungan masyarakat dan para pengunjung. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga suasana tetap kondusif. Inilah wajah masyarakat Dayak yang bermartabat, menjunjung tinggi adat, persaudaraan, dan kebersamaan,” ujarnya.

Florensius Ronny berharap nilai-nilai yang tumbuh selama pelaksanaan Pekan Gawai Dayak tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Menurutnya, semangat persatuan, gotong royong, dan pelestarian budaya harus terus dipelihara sebagai modal membangun Kabupaten Sintang.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berjalan seiring dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah. Keinginan pemerintah untuk memajukan masyarakat, katanya, harus dibarengi dengan tekad masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan dan pengembangan kapasitas.

Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu malam setelah berlangsung selama lima hari. Acara penutupan yang dimulai pukul 20.00 WIB di Rumah Betang Tampun Juah dihadiri Ketua DAD Kabupaten Sintang Jeffray Edward, Ketua Panitia PGD Sintang 2026 Toni, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, anggota DPRD Kabupaten Sintang, jajaran pengurus DAD, panitia, tamu undangan, serta para peserta perlombaan.

Menutup sambutannya, Florensius Ronny berharap generasi muda Dayak mampu menjadi penerus yang tidak hanya bangga terhadap budaya leluhurnya, tetapi juga memiliki pendidikan, karakter, dan daya saing yang kuat untuk membawa Kabupaten Sintang semakin maju.

No More Posts Available.

No more pages to load.