Sebastian Jaba Dorong Pemenuhan Listrik di Desa Mandiri Jaya

oleh
Anggota DPRD Sintang, Sebastian Jaba.

SINTANG – Di usia 80 tahun kemerdekaan Indonesia, masih terdapat desa yang belum menikmati aliran listrik negara. Salah satunya adalah Desa Mandiri Jaya, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba. Ia mendorong agar desa-desa yang belum teraliri listrik menjadi perhatian serius pihak PLN dan pemerintah pusat.

Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga kegiatan rumah tangga.

“Sekarang semua butuh listrik, baik untuk bekerja, sekolah, maupun aktivitas lainnya. Karena itu, kami berharap desa-desa di Sintang segera dialiri listrik,” ujarnya ketika ditemui berita-aktual.com di Kantor DPRD Sintang, Rabu 1 April 2026.

Sebastian Jaba juga mengakui bahwa urusan kelistrikan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, ia tetap berharap agar persoalan ini menjadi prioritas dalam pembangunan, khususnya bagi wilayah-wilayah yang masih tertinggal.

Sementara itu, Kepala Desa Mandiri Jaya, Florensius Along, mengungkapkan bahwa usulan masuknya listrik ke desa mereka sudah berulang kali disampaikan, baik melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun berbagai rapat lainnya, namun hingga kini belum terealisasi.

Ia menjelaskan, terdapat empat dusun di Desa Mandiri Jaya yang belum teraliri listrik, yakni Dusun Sungai Manyam Kapuas 1, Sungai Manyam Kapuas 2, Sungai Manyam Kapuas 3, dan Dusun Pintas.

“Sekitar 250 kepala keluarga di empat dusun tersebut hingga kini belum menikmati listrik. Termasuk rumah saya sendiri. Selama ini masyarakat hanya mengandalkan genset dan panel surya sebagai sumber penerangan,” jelasnya.

Along menambahkan, saat ini baru dua dusun yang sudah menikmati listrik, yakni Dusun Ujung Kulan dan Keladan Jaya yang berada di pusat desa.

Ia berharap, listrik negara dapat segera masuk ke desa mereka. Terlebih, sebelumnya telah ada tim dari Kementerian ESDM yang melakukan survei lokasi. “Mudah-mudahan segera terwujud, karena listrik sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.