Alami Luka Bakar Parah, Korban Kebakaran di Desa Nanga Pari Meninggal di Rumah Sakit

oleh
Korban kebakaran di Desa Nanga Pari meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Ade M Djoen karena luka bakar parah.

BERITA-AKTUAL.COM – Petus Sendi, korban kebakaran di Desa Nanga Pari Kecamatan Sepauk yang sempat dirawat karena mengalami luka bakar di atas 50 persen, meninggal dunia di RSUD Ade M Djoen, Selasa dinihari 23 Maret 2021.

Kabar meninggalnya pasien tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh. “Pasien meninggal pukul 5.30,” kata Sinto.

Ia mengatakan, jenazah mendiang diantar langsung oleh pihak RSUD Ade M Djoen ke kampung halamannya di Desa Nanga Pari.

Sebelum meninggal dunia, Petus Sendi sempat dijenguk oleh Bupati Sintang Jarot Winarno, Wakil Bupati Sintang Sudiyanto dengan didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Harysinto Linoh, Senin 22 Maret 2021. Saat dijenguk, kondisi Petus Sendi sempat stabil setelah mendapatkan 11 kop botol infus.

Jarot mengungkapkan, dirinya juga mendapat kiriman video kejadian musibah kebakaran itu bahwa ada salah satu orang tua menjadi korban atas musibah tersebut. Kemudian ia pun langsung memerintahkan Kadis Kesehatan untuk berkoordinasi dengan Puskesmas Sepauk dan Sengkubang untuk membawa Petus Sendi ke RSUD Ade M Djeon Sintang agar mendapat perawatan secara intensif.

“Pikiran kami kalau tidak di tangani RSUD sungguh sangat-sangat berbahaya. Sehingga saya minta Kadis Kesehatan berkoodinasi dengan Puskesmas Sepauk dan Sengkubang serta Pustu di sana untuk membawa korban ke Sintang agar di rawat intensif,” jelasnya.

Diketahui, musibah kebakaran di Desa Nanga Pari terjadi pada Minggu 21 Maret 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran menghanguskan 7 rumah warga setempat. Total ada 33 orang yang terdampak dari musibah kebakaran itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.