Alsintan Sangat Dibutuhkan Petani

oleh

SINTANG – Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Syafarman menegaskan bahwa alat dan mesin pertanian (alsintan) sangat dibutuhkan oleh petani di Bumi Senentang.

“Alsintan di Kabupaten Sintang kita rasakan memang masih terbatas. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari Bupati maupun Wakil Bupati Sintang memenuhi kebutuhan alsintan tersebut. Karena memang alsintan ini sangat diperlukan oleh petani kita. Baik itu kebutuhan alsintan untuk pra panen maupun paska panen,” tegas Syafarman.

Hal itu disampaikan Syafarman saat menyampaikan sambutan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Sintang sekaligus penyerahan alsintan di Balai Praja, Minggu 15 Juni 2024.

Diungkapkan Syafarman, terutama yang sangat diperlukan oleh petani saat ini adalah alsintan untuk pra panen yang digunakan mengolah lahan. “Mengingat pentingnya hal itu, maka traktor roda dua atau traktor roda empat sangat diperlukan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini alsintan yang sudah ada di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang adalah 1 unit unit combine harvester, 2 unit traktor roda empat dan 1 unit traktor roda dua.

“Alsintan ini bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Alsintan akan diserahkan ke kelompok tani yang sudah diusulkan oleh DPD TMI Kabupaten Sintang,” bebernya.

Adapun penerima bantuan itu diantaranya: Kelompok Tani Ingin Maju Desa Paribang Baru Kecamatan Tempunak, Kelompok Tani Temawai Desa Ransi Dakan Kecamatan Sungai Tebelian, Kelompok Tani Tunas Harapan Desa Repak Sari Kecamatan Tempunak dan Kelompok Tani Ketupung Laki Desa Emparu Baru Kecamatan Dedai.

“Saat ini petani kita juga mengharapkan bantuan mesin penggiling padi dan lebih banyak traktor roda dua untuk mengolah lahan,” jelasnya.

Khusus untuk alsintan jenis combine harvester, ungkap Syafarman, bantuan yang diterima Kabupaten Sintang memang tidak terlalu banyak. Tahun lalu ada bantuan sebanyak 2 unit untuk Brigade Pangan.

“Brigade Pangan ini adalah brigade yang tergabung dalam kegiatan perluasan area tanam melalui kegiatan Optimasi Lahan (Oplah). Alsintan ini sudah dimanfaatkan oleh kolompok-kelompok tani melalui Brigade Pangan selaku penanggung jawab penggunaan alat yang dimaksud,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.