Andalkan Perkebunan Karet

oleh

SINTANG – Kepala Desa (Kades) Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian, Martias mengungkapkan bahwa permasalahan utama di desanya adalah ekonomi masyarakat yang masih rendah. Karena banyak warga yang hanya mengandalkan penghasilan sebagai petani karet saja.

“Itu jak kendala kita di desa, ekonominya belum begitu baik mengingat harga karet yang fluktuatif,” ungkap Martias ketika ditemui berita-aktual.com di Desa Sungai Ukoi, ibu kota Kecamatan Sungai Tebelian, belum lama ini.

Ia mengatakan, sebagian besar warga Kunyai merupakan petani karet, jumlahnya sekitar 90 persen. Dengan karet yang agak naik akhir-akhir ini, ia mengaku sangat senang karena penghasilan warga lumayan meningkat.

“Ekonomi sudah mulai meningkat sejak harga karet mulai membaik. Apalagi banyak warga kita mulai banyak yang menanam sawit. Mereka menjadi petani sawit mandiri,” ungkap Martias.

Martias menyebut, jika desa lain banyak mengeluhkan jalan yang rusak, lainnya halnya dengan Desa Kunyai. Kondisi jalannya sangat bagus karena dilewati jalan negara. Jaringan telekomunikasi juga lancar. Internet bisa diakses dengan mudah. Begitu juga penerangan dari listrik negara.

“Kalau infrastruktur jalan ndak jadi masalah, cuma masih kita tingkatkan bagimana jalan tani agar semakin baik. Sehingga hasil pertanian maupun perkebunan mudah diangkut. Yang kita fikirkan adalah bagaimana masyarakat mudah mengeluarkan hasil produksinya. Itu jak masih jadi pekerjaan rumah (PR) kita. Itu jak masalahnya dan akan berupaya maksimal kita selesaikan,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.