SINTANG – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang, Martin Nandung mengatakan bahwa bantuan alsintan (alat dan mesin pertanian) dari pemerintah pusat (pempus) sudah disalurkan semua, baik yang diperuntukan untuk kelompok tani maupun brigade pangan.
“Bantuan alsintan yang diserahkan pempus
di Kabupaten Sintang ada, semuanya untuk 3 brigade pangan. Tiga brigade itu mendapat bantuan berupa combine, traktor roda dua dan rice transplanter,” ungkap Martin Nandung ketika ditemui berita-aktual.com di ruang kerjanya belum lama ini.
Dikatakan Martin, sebenarnya yang jadi kebutuhan petani di Kabupaten Sintang adalah handtractor. Dan selama ini kendala dalam mengolah lahan selama ini adalah ketiadaan handtractor yang cukup.
“Karena, kalau harus mengolah tanah dengan sistem manual, misalnya dengan mencangkul, tentu berat sekali. Apalagi kalau luas lahan berhektar-hektar. Jadi handtractor itu yang utama dan sangat diperlukan. Dan kami sangat berharap ada bantuan, dan keperluan unitnya juga agak banyak,” katanya.
Kalau soal combine, kata Martin, sebenarnya sangat cepat membantu petani ketika melakukan panen padi. Hanya saja tidak semua lahan di Kabupaten Sintang cocok menggunakan alat ini.
“Kalau lahannya agak gambut dan dalam, bisa-bisa alsintan combine tidak terangkat lagi. Lagipula alat ini kan berat,” katanya.
Begitu juga dengan traktor roda empat. Tidak semua lahan bisa menggunakan alat itu.
“Sebenarnya, cepat sekali menggarap lahan kalau menggunakan alat itu. Cuma kalau tanah atau lumpur agak dalam, ya agak beresiko. Banyak juga kasus handtractor tidak bisa keluar dari sawaha karena terbenam di lumpur,” ujarnya





