PONTIANAK – Tim bola basket putri Kabupaten Sintang mencatatkan sejarah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat 2026. Setelah penantian selama 11 tahun, cabang olahraga basket kembali mempersembahkan medali bagi Kabupaten Sintang di tingkat provinsi.
Tim basket putri Sintang berhasil menembus posisi tiga besar dan membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan Landak dengan skor 34-19. Prestasi tersebut sekaligus menjadi medali pertama bagi kontingen Sintang pada gelaran POPDA Kalbar 2026.
Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Sintang, Harun Pagasa Julkara, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para atlet muda yang telah mengharumkan nama daerah.
“Menunggu 11 tahun baru dapat medali lagi. Juara 3!!! Kalian luar biasa. Kabupaten Sintang akhirnya bisa bawa medali di POPDA 2026 Kalimantan Barat,” ujar Harun.
Menurut Harun, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dalam pembinaan atlet, latihan rutin, serta perjuangan menghadapi kompetisi yang ketat di tingkat provinsi.
“Perjalanan panjang sekali untuk sampai di prestasi ini. Banyak keringat bahkan air mata untuk bisa ada di tiga besar POPDA Putri 2026,” katanya.
Ia menyebut, capaian tim basket putri Sintang menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga basket di daerah. Sebab, sudah cukup lama Sintang menantikan prestasi yang mampu membawa pulang medali dari ajang olahraga pelajar tingkat Kalimantan Barat.
“Sudah sangat lama Kabupaten Sintang menunggu untuk bisa membawa medali di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Harun juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan basket Sintang, terutama para pelatih yang terus mendampingi para atlet sejak usia sekolah.
“Terima kasih untuk semua yang terlibat di pembinaan Basket Sintang. Untuk tangan-tangan yang berjasa sampai mereka bisa bermain membela Sintang,” ucapnya.
Secara khusus, Harun mengapresiasi peran para pelatih yang telah membentuk kemampuan para pemain mulai dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas.
Ia menyebut kontribusi Coach Jordy, Coach Nyong, Coach Wawan, dan Coach Roni sangat besar dalam mempersiapkan tim basket putri Sintang hingga mampu bersaing dan meraih prestasi di POPDA Kalbar 2026.
“Terima kasih banyak untuk semua yang sudah berjuang. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan basket Sintang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi,” tutup Harun.





