Debut Perdana Asmuni di Persista Senior Berbuah Peringkat Ketiga Liga 4 Kalbar

oleh
Pelatih Persista Sintang, Asmuni (paling kanan) bersama manejer: Eko Bambang Hartowo dan Dirtek: Anwar.

PONTIANAK – Keberhasilan Persista Sintang meraih peringkat ketiga pada Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat tak lepas dari peran pelatih mudanya, Asmuni. Di usia 34 tahun, ia sukses meracik komposisi tim yang mayoritas dihuni pemain muda menjadi skuad yang tangguh dan kompetitif.

Persista menutup turnamen dengan hasil membanggakan setelah finis di posisi ketiga. Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain hingga jajaran manajemen.

“Alhamdulillah Persista berhasil meraih juara tiga. Saya sebagai pelatih sangat mengapresiasi kerja keras pemain, manajemen dan juga staf-staf pelatih yang bersama-sama berjuang untuk tim ini,” ujar Asmuni, Sabtu 7 Februari 2026.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sintang yang terus memberikan dukungan dan doa selama tim berlaga. Ucapan apresiasi secara khusus ia tujukan kepada Ketua Askab PSSI Sintang Rudi Andryas, Santosa, Manajer Eko Bambang Hartowo, Dirtek Anwar yang terus mendampingi tim sejak awal pembentukan hingga meraih juara tiga.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat Sintang yang selalu mensupport dan mendoakan kami. Juga kepada Ketua Askab PSSI Sintang Bang Rudi Andryas, Pak Santosa, Manajer Pak Eko yang selalu mensupport kami, serta Bang Anwar yang selalu mendampingi sejak tim ini dibentuk hingga meraih juara tiga,” ungkapnya.

Asmuni mengakui, sejak awal tim menargetkan bisa tampil di partai final. Namun, hasil akhir membawa Persista finis di posisi ketiga. Meski demikian, ia menilai pencapaian tersebut sudah cukup baik mengingat persiapan tim yang terbilang singkat.

“Dari awal target kita sebenarnya final, tetapi rezekinya kita di posisi ketiga. Ini sudah cukup baik karena persiapan kita tidak memiliki banyak waktu. Saat menjelang semifinal juga ada beberapa pemain yang cedera. Tetapi alhamdulillah kita tetap bisa mendapatkan juara tiga,” jelasnya.

Turnamen ini juga menjadi debut Asmuni sebagai pelatih kepala Persista Sintang senior. Ia mengaku siap sejak awal menerima tanggung jawab tersebut, meski beban sebagai pelatih tentu tetap dirasakan.

“Ini debut saya di tim Persista senior. Dikatakan siap, saya siap dari pertama. Tentu saya juga mendapat support dari keluarga dan kawan-kawan pelatih senior yang banyak memberi masukan. Secara beban pasti ada, itu naluri sebagai manusia. Tetapi dengan pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan saat mengikuti lisensi C, itu sangat membantu,” tuturnya.

Menurutnya, para pemain mampu menerapkan pola permainan yang ia rancang di lapangan. Hal itu menjadi salah satu kunci keberhasilan Persista tampil solid sepanjang turnamen.

“Anak-anak bisa menerapkan apa yang ingin saya terapkan di lapangan, pola apa yang ingin saya mainkan. Alhamdulillah, pengalaman dari lisensi sangat membantu dalam debut ini,” pungkasnya.

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.