MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Purwadi mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan monitoring di lokasi banjir di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang, yang telah berlangsung hampir sepekan.
“Jadi dari hasil monitoring di lapangan, ada sekitar 20-an rumah yang terdampak banjir. Namun, hanya 6-7 rumah yang ketinggian banjir masuk ke dalam rumah tepatnya di RT 12,” ungkap Purwadi, Minggu (17/12).
Terkait penyebab banjir, Purwadi menyebut pihaknya masih melakukan analisa dan pengumpulan data. Namun, dia menduga salah satu faktor pemicu banjir yakni curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini.
“kita masih melakukan analisa. Tapi kita menduga banjir ini salah satu faktor yang karena di sana curah hujan yang cukup tinggi,” terangnya.
Dikatakannya pula, bahwa ketinggian banjir yang merendam lingkungan masyarakat di Dusun Bawing tersebut bervariasi. Pada titik terendah, ketinggian banjir bisa mencapai pinggang orang dewasa.
“Ketinggian banjirnya bervariasi, namun titik paling dalam sekitar sepinggang orang dewasa. Kami mendapatkan informasi banjir di lokasi itu pada Jumat,” terangnya.
Purwadi memastikan, pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah penanganan dan penanggulangan. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat korban banjir di Dusun Bawing.
“Rencananya, pada Selasa kami akan menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Dusun Bawing. Bantuannya berupa kebutuhan pokok,” tutupnya. (dil)






