SINTANG – Sama seperti desa-desa lain di Kabupaten Sintang, Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian juga sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
BUMDes tersebut dinamai BUMDes Karya Muda. BUMDes Karya Muda Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian mempunyai tiga unit usaha. Diantaranya koperasi simpan pinjam, wifi dan penjualan elpiji.
Menurut Kades Kunyai Martias, BUMDes Karya Muda sudah berdiri cukup lama yakni sejak tahun 2018. Namun untuk unit usaha berupa koperasi simpan pinjam, baru dimulai sejak tahun 2020 silam.
“Karena memang waktu itu kita agak kesulitan pengurusnya sehingga uang kita agak ngendap di bank. Setelah itu Puji Tuhan operasional koperasi simpan pinjam berjalan bagus hingga saat ini,” beber Kades yang juga mantan Ketua Tariu Borneo Bangkule Rajakg (TBBR) Kabupaten Sintang ini.
Sampai sejauh ini, kata Martias, unit usaha BUMDes lainnya juga berjalan lancar.
“Cuma, kendala kita kemarin di usaha LPG, sempat tersendat lah, makanya kita hentikan dulu. Karena harga dari agen tidak sesuai dengan MoU kita, harganya makin naik dan semakin naik. Malah agen yang menaikan harga dan tidak sesuai dengan MoU. Makanya kita hentikan dulu,” katanya lagi.
Sedangkan unit usaha lainnya yakni wifi, dikatakan Martias juga berjalan lancar. Meski jaringan telekomunikasi di desanya sudah sangat lancar, namun wifi dari BUMDes masih jadi pilihan masyarakat untuk mengakses layanan internet.





