Bupati Bala Yakin Kota Sintang Akan Maju Pesat, Sebut Lokasi Sangat Strategis

oleh
Peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sintang, Rabu (13/5/2026).

SINTANG – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, meyakini Kota Sintang akan terus berkembang dan maju pesat di masa mendatang. Optimisme tersebut didasari posisi Kota Sintang yang dinilai sangat strategis serta memiliki daya tarik kuat bagi perkembangan berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Keyakinan itu disampaikan Bupati Sintang saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sintang, Rabu (13/5/2026).

Dalam amanatnya, Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa Kota Sintang tidak hanya memiliki letak geografis yang strategis, tetapi juga menjadi pusat kehidupan masyarakat yang beragam dan terus berkembang dari waktu ke waktu.

“Kota Sintang bukan hanya letaknya yang strategis, tetapi juga memiliki daya pikat yang luar biasa bagi peradaban kehidupan masyarakat yang sangat beragam. Hal ini terlihat dalam setiap sektor kehidupan kemasyarakatan, baik ekonomi, sosial politik, adat dan budaya yang berkembang sangat pesat hingga saat ini,” ujar Bala.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Jadi Kota Sintang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah ditetapkan secara resmi melalui regulasi daerah.

“Peringatan Hari Jadi Kota Sintang merupakan salah satu agenda tahunan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Sintang sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 11 Tahun 2015 tentang Hari Jadi Kota Sintang,” terangnya.

Bupati juga mengulas sejarah penetapan hari jadi Kota Sintang yang diambil dari momentum perpindahan pusat pemerintahan Kesultanan Sintang dari Sepauk menuju Kota Sintang pada masa lampau.

“Penetapan Hari Jadi Kota Sintang diambil dari momentum sejarah perpindahan pusat pemerintahan Kesultanan Sintang dari Sepauk menuju Kota Sintang yang diperkirakan terjadi pada tanggal 10 Mei 1362 Masehi,” jelasnya.

Menurut Bala, keberadaan Kota Sintang saat ini merupakan hasil perjalanan sejarah panjang yang dimulai dari terbentuknya suatu wilayah, masyarakat, hingga sistem pemerintahan yang telah berkembang sesuai zamannya.

“Keberadaan Kota Sintang merupakan suatu proses sejarah yang panjang, dimulai dari adanya suatu wilayah, rakyat dan pemerintahan yang telah memiliki struktur dan sistem pemerintahan sesuai dengan kondisi zamannya,” katanya.

Di usia yang telah mencapai 664 tahun, Kota Sintang disebut telah menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat peradaban masyarakat selama lebih dari enam abad. Berbagai peristiwa sejarah yang telah dilalui, kata Bala, menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

“Berdasarkan peradaban sejarah tersebut, hari ini usia Kota Sintang telah mencapai 664 tahun. Sudah lebih dari enam setengah abad Kota Sintang menjadi pusat pemerintahan dan peradaban kehidupan masyarakat. Telah banyak peristiwa sejarah yang tercatat dan akan terus bergerak maju menjadi rangkaian cerita peradaban dan perkembangan masyarakat di Kota Sintang sesuai dengan perkembangan peradaban zaman,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.