MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Mempawah, Erlina berharap pengelolaan pemerintahan desa di Kabupaten Mempawah dapat terlaksana dengan bersih, akuntabel serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme terhadap penggunaan dana desa dalam pelaksanaan pembangunan di desa, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan Bupati Erlina saat melakukan penandatanganan kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah dan Kepala Desa (Kades) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mempawah, Kamis (5/10) di Kantor Bupati Mempawah.
“Hal ini merupakan tanggung jawab bersama, maka saya mengimbau seluruh stakeholder dapat ikut andil dalam mengawasi jalannya roda pemerintah di desa,” ujar Bupati Erlina.
Dikatakan Bupati Erlina, bahwa kejaksaan merupakan lembaga penegak hukum yang memiliki peranan penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan pemerintahan, baik di tingkat pusath hingga desa. Salah satu persoalan penyelenggaraan pemerintah daerah akibat rendahnya penyerapan penggunaan anggaran.
“Hal ini dikarenakan ketakutan dari pejabat pengelola keuangan, terutama dalam hal pengadaan barang dan jasa untuk mengambil keputusan atau mengeksekusi anggaran karena takut dengan krominalisasi,” tuturnya.
Oleh karena itu, melalui kerjasama tersebut, Bupati Erlina berharap Kejari Mempawah bisa pro aktif memberikan pendampingan bantuan hukum, pertimbangan hukum maupun tindakan hukum lain terhadap pemerintahan desa.
“Jadi ke depan kita harapkan dapat di tingkatkan koordinasi dengan APIP, apabila terjadi perbuatan melawan hukum dengan mengedepankan proses administrasi sesuai perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (dil)







